Senin , 29 Mei 2017
Home / Khazanah / Ibadah Akan Diterima Allah hanya dengan Ketulusan
Ibadah Akan Diterima Allah hanya dengan Ketulusan
Ibadah Akan Diterima Allah hanya dengan Ketulusan (foto : inquisitr)

Ibadah Akan Diterima Allah hanya dengan Ketulusan

Edupost.id – Allah SWT tidak akan menerima ibadah dari seorang hamba jika hanya karena alasan keduniawian. Sebaliknya, ibadah seorang hamba hanya akan diterima oleh Allah jika dilandasi keikhlasan, ketulusan, dan  mengharap ridho Allah semata. Ini dikatakan oleh KH. Anwar Zahid ketika mengisi pengajian di halaman Masjid Khoirul Anam, Kradenan Ringinsari, Maguwoharjo Sleman beberapa pekan lalu.

Pengajian ini digelar oleh Takmir Masjid Khoirul Anam Kradenan untuk menyongsong tahun baru Hijriah 1438 H. Selain menghadirkan Kyai Anwar Zahid, panitia juga mengundang pelantun sholawat Hj. Wafiq Azizah. Lantunan merdu sholawat Wafiq Azizah menghibur jamaah sebelum sang Kyai naik ke panggung.

Kyai Anwar menegaskan, sholatnya orang yang hanya karena ingin dipuji jelas tak akan diterima Allah. Karenanya, sholatnya orang tak berilmu tetapi dengan penuh ketulusan mengharap ridho Allah lebih baik dibanding sholatnya orang berilmu yang hanya ingin dipuji orang lain.

Kiai asal Bojonegoro Jawa Timur ini juga mengatakan, diharamkan orang – orang yang menggunakan Islam untuk kepentingan tertentu di luar peribadahan kepada Allah. Misalnya, Islam digunakan untuk pencitraan politik golongan tertentu yang banyak terjadi saat musim Pilkada di Indonesia.

Di bawah guyuran hujan, para jamaah tetap antusias mendengarkan ceramah Sang Kyai. Dengan gaya khasnya yang kocak, Kyai Anwar mampu menciptakan suasana menyenangkan penuh tawa dalam pengajian itu.

Dengan logat khas Jawa Timurnya, Kyai Anwar juga sempat menyinggung soal media sosial. Menurutnya, media sosial memang banyak manfaatnya, tapi nilai keburukannya jauh lebih banyak. Media sosial saat ini telah membuat orang malas menyambung silaturahmi. Tidak perlu bertemu secara langsung, melalui media sosial orang sudah dapat berkomunikasi dengan orang lain dengan cepat. Inilah yang menurutnya menjadi salah satu sisi buruk media sosial, menjauhkan yang dekat.

Pada intinya, Kyai Anwar meminta jamaah untuk membersihkan hati masing – masing agar seluruh ibadah yang dilaksanakan diterima oleh Allah. Ibadah harus dilandasi hati yang bersih tak terkotori dengan rasa riya’, sombong, dan kepentingan pribadi. Pada momentum tahun baru hijriah, Kyai Anwar berharap kualitas ibadah kita juga akan lebih baik. (Andi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *