Jumat , 20 Oktober 2017
Home / Khazanah / Papua Barat Juarai MTQ Nasional Cabang Fahmil Quran
Papua Barat Juarai MTQ Nasional Cabang Fahmil Quran
Papua Barat Juarai MTQ Nasional Cabang Fahmil Quran (foto: Kemenag)

Papua Barat Juarai MTQ Nasional Cabang Fahmil Quran

Edupost.id – Kontingen Provinsi Papua Barat menjadi juara pertama di ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-26 Cabang Fahmil Quran. Kontingen ini berhasil menyisihkan tim dari Provinsi Aceh yang harus puas di posisi kedua, dan Provinsi Banten di peringkat ketiga. Final berlangsung di gedung Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Barat, Kamis (4/8).

Tim Papua Barat diwakili Wulan dari MTSN Sorong, Fauzi dari SMK Terima Buan, Sorong Selatan, dan Rian dari MA Putra DDI Ade Mangkoso, Sorong. Saat ditanya bagaimana perasaannya menjadi juara, Fauzi mengaku sangat terharu dan bangga, hal yang sama dikatakan Wulan yang mengaku exited menjadi juara. “Alhamdulillah, exited sekali jadi juara, terlebih ini keikutsertaan saya pertama di lomba Fahmil Quran,” ujarnya.

Dalam amatan Pinmas, di babak pertama, Aceh berhasil memimpin perolehan angka, disusul Papua Barat dan Banten dengan nilai yang hampir sama. Namun, di babak kedua yaitu babak rebutan atau lontaran, perolehan suara terjadi susul menyusul di antara ketiga tim. Lontaran pertama direbut Banten, Aceh tertinggal, dan selanjutnya satu soal terakhir penentu tentang Faraid (ilmu waris) berhasil dijawab sempurna oleh tim Papua Barat, hingga membawa Papua Barat juara pertama Fahmil Quran MTQN ke-26.

Salah satu Dewan Juri Prof. Dr. Juraidi mengatakan, final cabang Fahmil Quran ini luar biasa, tanpa protes, dan persaingan di antara ketiga tim sangat ketat. “Dan tidak disangka yang juara dari Papua Barat, Sembilan peserta finalis itu adalah putra-putri terbaik bangsa, luar biasa,” ungkap Juraidi.

Sementara itu, Ketua Dewan Hakim MTQN ke-26 Prof. Dr. Said Agil Al-Munawwar yang menyaksikan langsung jalannya final mengatakan bahwa final ini sangat menarik padahal soal-soal untuk final cabang ini lebih sulit di banding sebelumnya.

Kepada Pinmas, Said menyampaikan, bila ada yang mengatakan ada soal (untuk cabang ini) yang bocor, itu bohong, itu fitnah besar. Ketika ditanya tentang Papua Barat berhasil keluar sebagai juara. Said kembali menegaskan bahwa itu hal yang biasa, dalam sebuah musabaqah, ada yang menang dan kalah. Tapi secara keseluruhan, MTQ tahun ini ada pemerataan dari Sabang sampai Merauke. (Kemenag/IK-SS)

Check Also

guru

Kemenag : Sarjana non-Kependidikan Bisa Jadi Guru

Edupost.id – Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama, Kamarudin Amin, menegaskan, para sarjana non-Tarbiyah dan Ilmu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *