Jumat , 21 Juli 2017
Home / Khazanah / Pegawai Bank dan Polisi Selandia Baru Dibolehkan Berhijab
Polisi wanita berjilbab di Skotlandia
Polisi wanita berjilbab di Skotlandia (foto: nationalpost)

Pegawai Bank dan Polisi Selandia Baru Dibolehkan Berhijab

Edupost.id – Pegawai bank dan aparat kepolisian di Selandia Baru kini dibolehkan berhijab atau mengenakan jilbab. Media setempat, Stuff melansir pengumuman Westpac New Zealand yang menambahkan jilbab dalam daftar seragam mereka.

Sebelumnya, Westpac Australia telah menjanjikan akan memperbolehkan karyawannya berhijab, dimulai saat rotasi tahun depan. Perusahaan ini bahkan menggandeng desainer khusus untuk merancang seragam hijab mereka. Di Westpac New Zealand, hijab menjadi pilihan seragam mulai dua tahun mendatang.

ANZ mengikuti langkah itu, mereka menyetujui hijab sebagai bagian dari seragam perusahaan. “Staf ANZ dipersilakan untuk mengenakan hijab dan turban masing-masing,” kata salah satu juru bicara ANZ.

Langkah tersebut juga diikuti aparat kepolisian di New Zealand. Tak hanya jilbab, atribut kepercayaan lain juga diperbolehkan.  “Karena pasukan kepolisian kini semakin beragam, kami perlu memastikan, kami merespon kebutuhan dan keinginan individual mereka,” ujar salah satu pejabat kepolisian Selandia baru.

Sebelumnya, kepolisian Selandia Baru juga memberikan izin penggunaan turban kepada penganut kepercayaan Sikh. Kebijakan ini telah diterapkan sejak 2008.  Juru bicara BNZ menyatakan, tidak ada masalah dengan penggunaan hijab di perusahaan tersebut. “Kami bahagia seperti halnya mereka, dan kami punya beberapa karyawan yang sudah melakukannya,” kata dia.

Perusahaan lain yang menerapkan kebijakan serupa ialah ASB. Manajer cabang ASB, Logan Munro, menyatakan perusahaannya memiliki unit khusus yang menangani tentang keberagaman. Merekalah yang menginisiasi ide untuk membolehkan karyawan berhijab. “Kami mempersilakan para karyawan untuk menggunakan pilihan seragam ini,” ucap Logan. (IK-SS)

Check Also

Remaja 15 Tahun Ini Ciptakan Emoji Hijab

Edupost.id – Rayouf Alhumedhim, remaja berjilbab ini menyadari perlunya emoji (ikon dalam percakapan internet) sebagai …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *