Minggu , 22 Januari 2017
Home / Khazanah / Wapres Jusuf Kalla: Pendidikan Harus ke Depan dan Dinamis
Wakil Presiden Jusuf Kalla
Wakil Presiden Jusuf Kalla

Wapres Jusuf Kalla: Pendidikan Harus ke Depan dan Dinamis

Edupost.id – Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, pendidikan harus melihat ke depan serta bersifat dinamis. Prinsip ini bermuara pada prinsip pendidikan modern yang bersifat pemikiran kekinian dan yang akan datang. Pernyataan wapres ini disampaikan saat menghadiri acara Tasyakuran 90 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) beberapa waktu lalu.

Dikatakan Wapres, PMDG adalah salah satu dari sekian banyak pondok pesantren di Tanah Air yang memiliki kekhasan Nasionalis tersendiri. Kekhasan ini sangat kental terasa melalui pemikiran-pemikiran yang bersifat Nasionalis serta visioner, bahkan secara wilayah menjadi tempat berkumpulnya para santri-santri dari berbagai macam suku budaya di Tanah air.

“Saya besyukur Ponpes Gontor selalu menjaga norma-norma itu dengan perbandingan waktunya, sehingga ilmu yang harus mereka dapatkan bisa bermanfaat 10 tahun yang akan datang,” ujar Wapres.

Wapres menambahkan, tantangan yang akan kita hadapi ke depanya, bagaimana kita terus menjaga nilai-nilai modern tadi, yang tertuang dalam pemikiran bersifar visioner sehingga menciptakan kreativitas kita sebagai santri dalam menghadapi perubahan zaman yang semakin berkembang.

Dikatakan JK, kita selalu mengatakan di setiap kancah internasional bahwa dua hal yang patut kita banggakan kepada dunia, Indonesia umat Islamnya terbesar di dunia, lalu umatnya memiliki pemikiran modern. Jadi bila ini menjadi pemikiran ke depan bagaimana cara kita mendidik anak-anak bangsa baik dari jumlahnya. “Pemikiran modern adalah ilmunya yang bermanfaat pada zamannya,” ucapnya.

Wapres mendorong agar bangsa Indonesia terus melestarikan cita-cita para pendiri dalam memerdekakan ilmu. Dan Gontor harus menjadi representatif nilai-nilai keislaman di Tanah Air sehingga memberi pengaruh luas terhadap dunia, khususnya Pondok Pesantren.

Acara Sujud Syukur merupakan rangkaian kegiatan untuk memperingati 90 tahun usia Pondok Modern Darussalam Gontor. Acara peringatan tersebut akan terpusat di tiga tempat, yaitu Kampus Pusat Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) di Gontor Ponorogo, Kampus Pusat Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor di Siman Ponorogo, dan Kampus Putri Pondok Modern Darussalam Gontor di Ngawi.

Gebyar acara Peringatan 90 Tahun Gontor ini telah dimulai sejak awal Agustus 2016, diantaranya; Festival Bahasa Arab dan Inggris, Kompetisi Sepabola Se-Jawa Timur, Dialog Kebangsaan Bersama MPR RI di Gedung Nusantara V DPR/MPR RI, Pekan Olahraga Mahasiswa Se-Jawa, Multaqo Ulama Se-Asia Tenggara, Dauroh Dai dan Imamah, serta Reuni Alumni Program Kaderisasi Ulama.

Selain Wapres, acara sujud syukur ini juga dihadiri Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, Mendikbud Muhadjir Effendy, Dubes dari beberapa negara, yaitu Mesir, Saudi Arabia, Malaysia, Maroko, Turki, serta Gubernur Prov. Jawa Timur dan Ka.Kanwil Kemenag Prov. Jatim. (Kemenag/Andi)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *