Selasa , 12 Desember 2017
Home / Metode Pembelajaran / Belajar IPA Jadi Seru dengan Percobaan Balon dan Soda Kue
Belajar IPA Jadi Seru dengan Percobaan Balon dan Soda Kue
Belajar IPA Jadi Seru dengan Percobaan Balon dan Soda Kue (foto: USAID)

Belajar IPA Jadi Seru dengan Percobaan Balon dan Soda Kue

Edupost.id – Empat siswa kelas IV MI Darunnajah Sukodono, Sidoarjo tampak antusias memperlihatkan hasil karya mereka, balon yang bisa mengembung otomatis. Mereka tengah belajar pelajaran IPA dengan melakukan percobaan balon dan soda kue. Pada percobaan tersebut, balon bisa mengembung otomatis karena adanya campuran kimia antara cuka dan soda kue sehingga menyebabkan terbentuknya CO2.

Para siswa dari sekolah mitra LPTK UIN Sunan Ampel Surabaya ini lalu mencampur soda kue dan air cuka dalam satu botol plastik. Setelah air cuka bercampur dengan soda kue, terbentuklah gelembung-gelembung gas CO2 yang banyak. Botol plastik saat disentuh menjadi dingin.

“Nah, gelembung-gelembung menyebabkan balon menjadi besar atau tertiup. Setelah percobaan, saat di sentuh permukaan botol terasa dingin dari pada sebelum percobaan,” papar Refina Ade Azza Minarva mewakili ketiga temannya.

Setelah cuka dan soda kue dicampurkan, terlihat gelembung tersebut menghasilkan udara yang naik keatas botol. Ananda Kasih Aurel, salah seorang siswa kemudian cepat-cepat memasang balon di bibir botol. Dan sedikit demi sedikit, balon tersebut mengembang menjadi besar. Hasil dari reaksi air cuka dengan soda kue menghasilkan gas karbondioksida (CO2) yang dapat mendorong gas oksigen di atasnya sehingga lama kelamaan balon yang tadinya kecil akan berubah menjadi lebih  besar.

Reaksi yang terjadi antara cuka dengan soda kue ini merupakan reaksi endoterm, karena setelah cuka dan soda kue dicampurkan ke dalam botol, permukaan botol terasa dingin. Ini karena terjadi perpindahan panas atau kalor dari lingkungan ke sistem sehingga suhu lingkungan berkurang dan menyebabkan suhu pada permukaan botol terasa dingin.

“Sekarang kami tahu cara kerja tabung yang biasa dibawa-bawa oleh penjual balon keliling. Pantas tabungnya kalau dipegang dingin,” ucap Nabila Anastasya.

Percobaan kimia ini menjadi bagian dari pembelajaran IPA tentang energi dan perubahannya. Menurut Jihan Roiqutus Salsabila, dengan beragam percobaan yang dilakukan di kelas, ia dan temantemannya menjadi lebih semangat belajar.

“Materi yang diajarkan guru menjadi lebih mudah kita ingat. Seperti percobaan balon ini, saya akan selalu ingat teori tentang energi dan perubahannya,” terang Jihan. (USAID/IK-SS)

Check Also

Cara Mengajari Perkalian kepada Anak dengan mudah

Cara Mengajarkan Perkalian kepada Anak dengan Mudah

Edupost.id – Perkalian masih menjadi salah satu materi dalam pelajaran Matematika yang sulit dipahami anak-anak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *