Selasa , 25 Juli 2017
Home / Metode Pembelajaran / Belajar Jadi Asyik dengan Wayang dan Boneka Kreasi UNY
Wayang-dan-Boneka-media-pembelajatan-karya-UNY
Wayang dan boneka jadi media pembelajaran

Belajar Jadi Asyik dengan Wayang dan Boneka Kreasi UNY

Edupost.id – Cara mengajar yang menyenangkan tentu menambah semangat siswa belajar di kelas. Karena itu, guru dituntut kreatif menyajikan materi pelajaran seperti yang digagas para mahasiswa UNY ini. Mereka menggunakan wayang dan boneka sebagai media pembelajaran.

Aida Fitria, mahasiswa prodi PGSD Fakultas Ilmu Pendidikan UNY bersama timnya menciptakan wayang flanel sebagai media pembelajaran untuk siswa SD. Guru bisa menggunakan media ini untuk mengenalkan ciri khas bangsa Indonesia, seperti kebhinekaan, kekayaan dan keramahtamahan. Media yang menggambarkan tentang keberagaman adat dari suku Jawa, Bali, dan Aceh ini terbuat dari bahan dasar kain flanel dan dakron yang dijahit.

Anggota tim lainnya yaitu Evy Astuti, Gupi Rohman Nurmansyah, Ahniasari Rosianawati dan Amin Listyani. Wayang flanel yang mereka buat berupa enam boneka tiruan tokoh adat dari beberapa provinsi. Selain itu, mereka menyediakan panggung mini yang dapat digunakan siswa untuk memainkan wayang tersebut.

Sementara itu, mahasiswa UNY lainnya, Fawzia Aswin Hadist membuat media pembelajaran yang berbeda. Ia dibantu Wahyu Dias Pamungkasari, Siti Rikha Mahmudah, Deanaz Fasella Alan Perdana dan Tegaryuanti Febrika Wulandari. Mereka membuat boneka dalam diorama yang disebut Bodadi. Mereka membidik budaya Trenggalek dan Tulungagung dalam media pembelajarannya.

“Dalam media ini siswa diajak memainkan boneka sesuai alur cerita yang disusun guru. Siswa diajak mengenal pakaian adat, nama pantai serta tarian khas Trenggalek dan Tulungagung,” kata Fawzia.

Bodadi berisi diorama tentang rumah adat Trenggalek dan Tulungagung. Setelah siswa berkeliling mempelajari budaya kedua daerah tersebut mereka diberi cerita rumpang, yaitu cerita yang dibuat oleh guru namun belum selesai. Tugas siswa adalah melanjutkan cerita itu dengan cara mereka sendiri sesuai pembelajaran yang sudah diajarkan, sehingga cerita tersebut menjadi utuh sesuai kreasi siswa.  (UNY/ IK-SS)

Check Also

Es dawet atau cendol

Nikmatnya Cendol dari Kulit Taoge Karya Mahasiswa UNY

Edupost.id – Limbah taoge biasanya dibuang begitu saja di pasar atau oleh para pengrajin taoge, sehingga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *