Selasa , 21 November 2017
Home / Metode Pembelajaran / Cara Mengajarkan Membaca kepada Anak dengan Cepat
Cara Mengajarkan Membaca kepada Anak dengan Cepat
Cara Mengajarkan Membaca kepada Anak dengan Cepat (pgjab doc.)

Cara Mengajarkan Membaca kepada Anak dengan Cepat

Edupost.id – Kadang orangtua atau guru mengalami kesulitan dalam mengajarkan membaca kepada anak. Ada banyak metode yang bisa dipakai baik melalui permainan bahkan melihat video online. Berikut ini cara mengajarkan membaca kepada anak seperti yang Edupost rangkum dari wikihow.

1. Ajari anak Anda huruf alfabet

Setelah anak Anda mengerti kata-kata, mulailah memecah kata menjadi huruf-huruf tersendiri. Janganlah terpaku pada lagu alfabet saat mengajarkan alfabet pada anak. Jelaskan setiap huruf dengan namanya, namun jangan terlalu memikirkan bunyi huruf terlebih dahulu.

Ajarkan huruf kecil terlebih dahulu. Huruf besar hanya ditemukan pada lima persen dalam seluruh tulisan berbahasa Inggris. Karenanya, ajarkan anak Anda membaca huruf kecil, karena huruf kecil jauh lebih penting dalam pengembangan kemampuan membaca.

Cobalah membuat huruf dari tanah liat/malam, bermain lempar bola/kacang pada huruf tertentu di lantai, atau memancing huruf di bak mandi. Semuanya adalah permainan interaktif yang mendukung perkembangan anak dalam berbagai tingkatan.

2. Ajarkan tentang fonem

Salah satu hal yang penting dalam pelajaran membaca adalah pengenalan fonem. Dalam bahasa Inggris, ada 44 bunyi yang dihasilkan dari 26 huruf alfabet, dan setiap bunyi harus diajarkan bersamaan dengan huruf (atau gugus huruf) yang melambangkannya. Ini termasuk bunyi panjang dan pendek yang diciptakan oleh setiap huruf, dan suara yang ditimbulka oleh beberapa gugus huruf, seperti ch dan sh.

Berfokuslah pada sebuah huruf/bagian/bunyi dalam satu waktu. Hindari kebingungan dan buatlah fondasi yang kuat dengan mengatur alur latihan yang cukup hingga anak mengerti semua bunyi.

  • Berikan contoh nyata setiap bunyi. Misalnya, nyatakan bahwa “A” berbunyi “ah” seperti awal kata “apel”, misalnya. Anda bisa bermain tebak-tebakan, dimana Anda menyebutkan suatu kata yang mudah (seperti “apel”), dan anak disuruh menebak huruf awal kata tersebut.
  • Gunakan permainan yang sama seperti permainan yang digunakan saat mengajarkan anak alfabet. Permainan tersebut idealnya menggabungkan kemampuan berpikir kritis anak untuk menentukan korelasi huruf dan bunyi. Lihatlah daftar pada bagian atas artikel ini untuk ide permainan, tetapi gantikan alfabet dengan bunyi.
  • Anak akan lebih mudah mengembangkan kesadaran fonemik jika kata-kata dipecah menjadi bagian terkecil. Anda bisa bertepuk tangan dan menyebutkan setiap suku kata dalam setiap kata, atau membacakannya secara mengeja.

3. Ajari anak Anda untuk mengenal rima

Dengan mengenal rima, anak akan mengembangkan kesadaran fonetik dan kosakata dasar. Bacakan rima sederhana, dan buatlah kata-kata berima yang mudah diucapkan, seperti makan, tekan, bukan, dll. Anak Anda akan mulai melihat pola suara yang dibuat saat beberapa huruf digabungkan.

 

Check Also

siswa praktik mengajar di kelas

Melatih Siswa dalam Kelas Profesi “Pendidikan”

Edupost.id – Kadangkala guru juga perlu memberi kesempatan siswa untuk berlatih mengajar di kelas. Hal …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *