Senin , 26 Juni 2017
Home / Metode Pembelajaran / Mengajar Jadi Efektif dengan Taksonomi Bloom
Level Perkembangan Kognitif Taksonomi Bloom
Level Perkembangan Kognitif Taksonomi Bloom ( Foto : Ideafile.com)

Mengajar Jadi Efektif dengan Taksonomi Bloom

Edupost.id- Menggunakan taksonomi ini, guru dapat menentukan atau memutuskan pada tingkatan mana murid akan diarahkan dalam proses berpikir. Menjadi seorang guru tidak asal mengajar, harus ada tujuan dan perencanaan yang jelas. Berikut enam tingkatan penentu proses berpikir siswa yang disampaikan Adi Gunawan dalam buku “Genius Learning Strategy”.

  1. Pengetahuan

Ingatan tentang materi atau bahan yang sudah pernah dipelajari, dapat disebut sebagai pengetahuan. Hal yang meliputi kemampuan mengingat informasi secara umum dan luas, dalam domain Kognitif. Pengetahuan merupakan hasil dari pembelajaran yang paling rendah. Seperti kata kerja di mana, kapan, apa, tentukan merupaan kata kerja untuk menjelaskan tugas yang diberikan.

  1. Pengertian

Penangkapan arti dari suatu materi atau informasi yang dipelajari, disebut dengan pengertian. Kemampuan ini dapat ditunjukan dengan jalan menerjemahkan dan mengubah materi yang dipelajari menjadi suatu bentuk lain seperti megubahinformasi yang berupa angka kedalam bentuk kalimat atau sebaliknya.

Kata kerja yang biasa digunakan untuk menjelaskan tugas yang diberikan seperti, berikan arti, apa arti dari, simpulkan, tunjukan dan ucapan dengan kata sendiri.

  1. Aplikasi

Aplikasi merupakan kemampuan untuk menggunakan atau menerapkan materi,  serta informasi yang dipelajari dalam suatu keadaan baru dan konkret. Hal ini termasuk aplikasi dari suatu aturan, konsep, teori, metode memecahkan masalah.

Kata kerja yang biasa digunakan untuk menjelaskan tugas yang diberikan seperti, Terapkan pada, golongan, atur, selesaikan persoalan dan gunakan.

  1. Analisis

Kemampuan mengurai suatu materi atau informasi menjadi komponen-komponen yang lebih kecil sehingga mudah dipahami, pada level ini otak akan bekerja keras melakukan proses berpikir. Hasil pembelajarannya akan lebih tinggi secara intelektual daripada level sebelumnya.

Uraian, bandingan, buat diagram, selidiki, analisa. Merupakan kata kerja yang dapat digunakan untuk menjelaskan tugas dan materi.

  1. Sintesis

Dalam level ini kemampuan untuk menyatukan bagian atau komponen menjadi satu bentuk yang lengkap dan unik, misalnya dalam membuat pidato atau membuat suatu rencana operasi. Menekankan perilaku dan kemampuan kreatif sebuah struktur atau pola, seperti gabungkan, buat, bentuk.

  1. Evaluasi

Kemampuan menentukan nilai suatu materi, tingkatan yang paling tinggi dalam level karena mencakup ke lima bagian lainnya. Penilaian dilakukan berdasarkan suatu kkriteria yang baku dan jelas, kata yang digunakan untuk menjelaskan tugas seperti, nilai, tentukan, evaluasi, ranking/tingkatan. (Inan)

Check Also

Belajar Matematika Melalui Tebakan dan Periksa

Belajar Matematika Melalui Tebakan dan Periksa

Edupost.id- Ketika siswa pertama kali memulai mengerjakan soal cerita matematika yang rumit, mereka perlu menggunakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *