Jumat , 15 Desember 2017
Home / Metode Pembelajaran / Saatnya Siswa Belajar Jadi Arsitek Gedung Pencakar Langit
Saatnya Siswa Belajar Jadi Arsitek Gedung Pencakar Langit
Saatnya Siswa Belajar Jadi Arsitek Gedung Pencakar Langit

Saatnya Siswa Belajar Jadi Arsitek Gedung Pencakar Langit

Edupost.id – Ada berbagai metode pembelajaran menarik yang mengharuskan siswa menggerakkan tangan dan menggunakan pikiran mereka. Hal itu bertujuan agar siswa dapat lebih mengembangkan potensi sekaligus melatih sinkronisasi pikiran dan fisik mereka. Hal itu seperti yang disampaikan Shinta Ayu tentang teknik belajar “Menjadi Arsitek Gedung Pencakar Langit.

Bahan yang digunakan ialah sebagai berikut :

1. Kardus bekas

2. Kertas manila

3. Kawat bunga

4. Kertas krep atau kertas berwarna untuk menghias

5. Pensil

6. Gunting

7. Penggaris

8. Alat warna

9. Selotip

Tahapan belajar menjadi arsitek :

1. Sebagai langkah awal, guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok kecil. Tidak lupa guru memberikan motivasi seolah-olah para siswa adalah arsitektur sungguhan.

2. Berikutnya guru memberikan contoh gambar bangunan lengkap dengan keterangan panjang dan luas bangunan. Hal itu dapat membuat anak membayangkan bangunan kreasi mereka

3. Mintalah anak mengambil paket alat dan bahan yang sudah mereka siapkan sesuai kreativitas mereka.

4. Selanjutnya guru mempersilahkan anak untuk menghitung skala kemudian langsung mengerjakan proyeknya.

5. Siswa diharuskan menghias seindah mungkin proyek miliknya.

6. Guru perlu tetap miptakan suasana yang seru dan menyenangkan saat melaksanakan pembelajaran.

Manfaat yang diperoleh siswa dengan metode belajar ini diantaranya siswa memiliki kebebasan untuk berkreasi. Selain itu, kegiatan ini dapat membuat anak bekerjasama dalam tim dan belajar mendelegasikan tugas (percaya pada rekan satu tim) serta berkontribusi sesuai kemampuannya. (Inan)

Check Also

Cara Mengajari Perkalian kepada Anak dengan mudah

Cara Mengajarkan Perkalian kepada Anak dengan Mudah

Edupost.id – Perkalian masih menjadi salah satu materi dalam pelajaran Matematika yang sulit dipahami anak-anak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *