Rabu , 18 Januari 2017
Home / Parenting / Anak Anda Susah Makan, Ini Solusinya

Anak Anda Susah Makan, Ini Solusinya

Edupost.ID – Beberapa orang tua sering mengalami kesulitan menghadapi anak yang susah makan. Bahkan hal itu terjadi bukan hanya pada anak balita namun juga setelah mereka beranjak remaja. Tentu, orang tua menjadi khawatir dengan perkembangan tubuh anak bila terus-menerus sulit makan. Berikut ini solusi yang bisa dijalankan orang tua untuk mengatasi anak yang susah makan, seperti dilansir dari Community Health Magazine.

  1. Tentukan Kebiasaan Anak

“Menjelaskan pentingnya  gizi kepada anak memang tidak mudah karena anak-anak tidak sepenuhnya rasional,” kata ahli gizi Kathryn Hoy, Manajer Cornell Pusat Perilaku Ekonomi Anak Program Gizi di Ithaca, NY. “Menentukan kebiasaan anak sejak dini adalah kunci agar tumbuh kembang anak menjadi baik”, ujar Monica Paduch, ahli diet anak di Bethlehem Jaringan Kesehatan di Allentown, Pa.

Paduch merekomendasikan agar anak-anak duduk saat makan agar mereka bisa berkonsentrasi. Seluruh anggota keluarga juga perlu mencontohkan yang baik, agar anak mengikuti gaya hidup mereka. Minum air sebelum dan selama makan serta menyiapkan snack sehat untuk anak.

  1. Tentukan Selera Anak

a.  Masa Balita: bermain dengan makanan

Selama beberapa tahun pertama mereka, anak-anak menjelajahi dunia makanan, terutama dengan jari-jari mereka. Membiarkan anak bereksplorasi, penting untuk mengembangkan kebiasaan makan. Untuk memperkenalkan makanan baru, buatlah agar terlihat menyenangkan.

b.  Masa Pra-sekolah hingga Sekolah

Selera anak lebih dipengaruhi oleh apa yang teman-teman mereka makan. Anak-anak usia ini biasanya lebih memilih makanan yang manis dan cenderung menghindari kacang-kacangan. Memberikan makanan yang disukai namun tinggi serat setelah tugas kelompok selesai, merupakan pilihan yang tepat.

c.  Masa Remaja

Banyak remaja cenderung tertarik pada snack yang asin dan manis. Seringkali mereka tidak makan cukup sayuran atau kacang-kacangan juga kurang minum susu. Perlu diketahui bahwa kalsium sangat penting, karena di atas umur 20 tahun, tubuh akan kekurangan daya serap terhadap kalsium dan lain-lain.

Salah satu cara untuk mendorong praremaja dan remaja untuk makan sehat dan mencoba makanan baru adalah dengan memotivasi mereka untuk memilih makanan yang sehat yang mereka sukai. (Nisa)

 

Check Also

SBMPTN

Pendaftaran Bidikmisi 2017 Sudah Dibuka

Edupost.ID – Proses pendaftaran Bidikmisi 2017 mulai dibuka. Bidikmisi merupakan program bantuan biaya pendidikan bagi …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *