Rabu , 19 September 2018
Home / Parenting / Bahaya Pornografi, Orangtua Harus Awasi Anak Pakai Gadget
anak pakai handphone
Ilustrasi. Anak menggunakan gadget

Bahaya Pornografi, Orangtua Harus Awasi Anak Pakai Gadget

Edupost.id – Di era perkembangan teknologi dan zaman yang serba maju penggunaan perangkat smartphone atau komputer di kalangan anak-anak di usia pelajar adalah hal yang biasa. Sayangnya, anak – anak menjadi sangat rentan dipengaruhi konten pornografi yang dapat diakses dengan leluasa melalui gadget.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta setiap orang tua selalu mengawasi anaknya dalam menggunakan gadget. Ada baiknya orang tua melakukan inspeksi mendadak kepada anak mereka. Hal ini untuk menghindarkan anak-anak dari hal berbahaya yang dapat terjadi melalui gadget yang diberikan.

“Kita harus meng- update diri sebagai orang tua. Kalau kita ketinggalan teknologi dengan anak, kita juga tidak bisa memantau. Kita harus sidak untuk melihat HP anak tanpa diketahui. Kontrol dan cek di HP anak, apakah ada sesuatu yang disembunyikan yang sebenarnya membahayakan dirinya,” ujar Komisioner KPAI bidang Napza, Pornografi, dan Cyber Crime, Margaret Aliyatul Maimunah.

Ia juga meminta orang tua untuk lebih mewaspadai kebiasaan anak melakukan foto dirinya yang diunggah ke media sosial. Terlebih, foto dengan menggunakan pakaian serba minim yang diunggah ke media sosial dapat memancing pelecehan seksual verbal.

Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti mengatakan bahaya pornografi sangat mengancam anak – anak. Pornografi dapat mengganggu posikologis anak karena dapat menyebabkan kecanduan.

“Bahaya pornografi ini sangat luar biasa, hampir sama fatalnya dengan narkoba karena memiliki efek kecanduan serta merubah konsep psikologi sex dari anak,” ujar Retno. (Andi)

Check Also

KPAI Terima Aduan Film Animasi Berkonten Pornografi dan LGBT

KPAI Terima Aduan Film Animasi Berkonten Pornografi dan LGBT

Edupost.id – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menerima aduan adanya peredaran konten pornografi dan kekerasan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

=[Tutup Klik 2x]=