Selasa , 13 November 2018
Home / Parenting / Betulkah Anak Pertama Lebih Pintar daripada Adiknya ?
Cara Orangtua Hadapi Anak yang Iri dengan Temannya
Ilustrasi, Anak-anak sedang bermain (livestrong doc.)

Betulkah Anak Pertama Lebih Pintar daripada Adiknya ?

Edupost.id – Kabar gembira bagi Anda yang termasuk anak sulung. Riset terbaru menunjukkan bahwa anak sulung kemungkinan besar mempunyai tingkat kecerdasan yang lebih baik daripada adik-adiknya. Benarkah demikian?

Dilansir dari Independent, riset yang dilakukan oleh peneliti dari University of Houston, University of New South Wales, dan University of Sheffield. Peneliti menemukan adanya hubungan negatif yang kuat antara urutan kelahiran dan hasil kognitif anak-anak. Menurut para, peneliti ada efek yang sangat besar dari urutan kelahiran ini. Jadi, semakin banyak jumlah kakak yang kita miliki, kita cenderung memiliki kemampuan akademik yang lebih rendah.

Hasil riset membuktikan, anak sulung cenderung lebih percaya diri dalam kecerdasan mereka. Sementara itu, para adik cenderung lebih merasa minder dengan kemampuan akademiknya. Periset  menemukan efek urutan kelahiran pada tes kognitif yang lebih besar ketika kemampuan matematika tidak disertakan dalam pengujian.

Peneliti menilai, hal ini terjadi karena peran orangtua yang begitu besar pada kemampuan membaca anak-anak. Namun, keterampilan matematika hanya dipelajari ketika anak-anak berada di sekolah. Perbedaan tersebut juga terjadi sebelum anak-anak memasuki usia sekolah. Menurut peneliti, anak-anak yang lahir pada urutan akhir memiliki kinerja yang lebih buruk pada penilaian kognitif sejak usia dini, jauh sebelum mereka memasuki usia sekolah.

Untuk mendapatkan hasil yang optimal, periset meneliti 5.000 anak-anak lewat tes membaca dan menebak kosakata melalui gambar. Penilaian dilakukan setiap dua tahun hingga semua peserta riset mencapai usia 14 tahun. Lalu, apa yang membuat perbedaan ini terjadi? Berdasarkan riset, kesenjangan ini berawal dari perbedaan tingkat perhatian orangtua. Semakin banyak saudara kandung yang dimiliki, semakin sedikit perhatian yang didapat oleh seorang anak. Inilah yang akhirnya berimbas pada kemampuan akademik seorang anak.

Riset ini juga menunjukkan, para orangtua tidak bisa memberikan tingkat dukungan kognitif yang sama seperti yang diberikan kepada anak sulung. Hal ini dapat terjadi walaupun anak-anak mereka tidak memiliki ‘kelainan’ dalam kesehatan atau perkembangan mereka. Anak pertama menerima lebih banyak rangsangan mental pada tahun pertama mereka lahir. Karena itulah, perkembangan fungsi otak mereka lebih baik daripada adik-adiknya.

Periset menyarankan kepada orangtua agar lebih ‘rileks’ dalam mendidik anak-anak mereka yang lahir setelah anak sulung. Semakin banyak anak yang dimiliki, memang sulit untuk menyeimbangkan semua tanggungjawab sebagai orangtua. Ini juga terhadi karena keterbatasan waktu para orangtua dalam mendampingi anak-anaknya.

Kesimpulan riset ini ialah perubahan sikap dan perilaku dalam pola pengasuhan dapat membuat anak-anak yang lahir setelah anak pertama akan memiliki perkembangan kognitif dan prestasi akademik yang rendah. Efek ini akan tetap terasa hingga mereka dewasa. (*)

Check Also

Empat-Masalah-dan-Solusi-Anak-di-Meja-Makan

Anak-anak Suka Rewel Pilih Makanan, Ini Kata Peneliti

Edupost.id – Peneliti dari University of Illinois di Amerika Serikat melakukan penelitian untuk memeriksa apakah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

=[Tutup Klik 2x]=