Minggu , 26 Maret 2017
Home / Parenting / Empat Tipe Orang Tua Dalam Mengasuh Anak
Empat-Cara-Mencegah-Depresi-Pada-Anak
Ilustrasi: Anak Depresi. (Foto: inspiringwomen)

Empat Tipe Orang Tua Dalam Mengasuh Anak

Edupost.id – Para peneliti telah menemukan empat jenis gaya pengasuhan anak. Tetapi kadang orang tua tidak hanya masuk dalam salah satu kategori. Mungkin saat ini mereka lebih otoriter dan di lain hari mereka cenderung lebih permisif dalam strategi disiplin. Berikut ini empat tipe orang tua dalam mengasuh anak-anak, menurut About.com.

1.Otoriter

Orangtua yang otoriter adalah orang tua yang menetapkan aturan dan berharap bahwa anak-anak akan mengikuti mereka tanpa kecuali. Anak-anak akan memiliki sedikit atau tidak ada keterlibatan dalam pemecahan masalah. Orang tua berharap bahwa anak-anak akan mengikuti semua aturannya sepanjang waktu. Jika anak-anak menantang aturan atau bertanya mengapa, maka orang tua biasanya mengatakan, “Karena aku bilang begitu.” Anak-anak biasanya hanya diberikan sedikit ruang untuk negosiasi.

Orang tua otoriter menggunakan hukuman bukan konsekuensi. Meskipun anak-anak yang tumbuh dengan orang tua yang otoriter cenderung mengikuti aturan, tetapi kadang-kadang anak-anak akan menjadi lawan atau menjadi agresif dan menjadi marah pada orang tua mereka untuk hukuman yang mereka dapat daripada belajar bagaimana membuat keputusan dan memecahkan masalah.

2. Otoritatif

Orang tua yang otoritatif juga memiliki aturan bahwa anak-anak diharapkan untuk mengikutinya. Namun mereka sering memberitahukan pada anak alasan aturannya dan mereka lebih bersedia untuk mempertimbangkan perasaan anak. Orang tua otoritatif cenderung menggunakan konsekuensi bukan hukuman. Mereka juga menggunakan konsekuensi yang lebih positif dan menggunakan sistem reward dan pujian. Anak-anak yang dibesarkan dengan otoritatif cenderung bahagia dan sukses. Mereka baik dalam membuat keputusan dan akan tumbuh menjadi orang dewasa yang bertanggung jawab dan mudah untuk mengekspresikan pendapat mereka.

3. Permisif

Orang tua permisif cenderung lunak dan mungkin hanya melakukan disiplin pada anak ketika ada masalah yang serius. Orang tua permisif berperan seperti teman. Mereka dapat mendorong anak untuk berbicara dengan mereka tentang masalahnya. Anak-anak yang tumbuh dengan orang tua permisif cenderung berusaha keras dalam akademis. Mereka mungkin menunjukkan masalah pada perilaku karena mereka cenderung tidak menghargai aturan.

4. Tidak terlibat

Orang tua yang tidak pernah melibatkan dirinya dalam pengasuhan anak cenderung lalai. Mereka sering tidak memenuhi kebutuhan dasar anak-anak mereka dan mungkin mengharapkan anak-anak meningkatkan dirinya sendiri. Mereka juga kurang pengetahuan tentang pengasuhan dan perkembangan anak atau mungkin merasa kewalahan oleh masalah yang tengah dihadapi. Orang tua cenderung tidak tau tentang apa yang anak-anak mereka lakukan. Ketika orang tua tidak terlibat, anak-anak cenderung kurang memiliki kepercayaan diri dan akademisnya buruk. Mereka juga menunjukkan masalah perilaku. (Iyes)

 

Check Also

fahimudin kholida man 3 bantul

Dua Siswa MAN 3 Bantul Raih Emas World Mathematics Invitational 2017

Edupost.ID – Dua siswa MAN 3 Bantul kembali berprestasi di kancah nasional setelah berhasil meraih …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *