Senin , 5 Desember 2016
Home / Parenting / Enam Cara Kenalkan Hitungan Pada Anak
Collaborative-Learning-Asah-Kemampuan-Komunikasi-Siswa-di-Kelas
Ilustrasi: Collaborative Learning. (Foto: ctvnews)

Enam Cara Kenalkan Hitungan Pada Anak

Edupost.id- Hitungan merupakan ilmu dasar seperti matematika. Setiap kehidupan manusia bersentuhan dengan matematika, mulai saat menghitung kancing baju, hingga transaksi bisnis miliaran rupiah. Seperti dilansir dalam buku “Pendekatan Multiple Inteligence” oleh Atik Sustiwi.

Kami menekankan untuk membantu anak-anak berpikir mandiri dan menemukan pemecahan mereka terhadap problem matematika. Dengan cara ini anak akan belajar lebih dan mengingat lebih banyak materi yang mereka pelajari.

  1. Menghitung benda dalam rumah

Berikan anak anda tugas menghitung benda-benda didalam rumah. minta ia menghitung semua pegangan pintu, kaleng dilemari dapur, pisau, garpu, dan sendok di laci penyimpanan peralatan perak atau jumlah kursi tamu. Anda bisa melakukan kegiatan ini untuk aktivitas diluar rumah dengan menghitung mobil saat anda pergi berjalan-jalan, burung, yang terbang sewaktu anda bermain ayunan, dan lain-lain.

  1. Menghitung makanan

Tulis angka 1 hingga 12 pada setiap lengkungan tempat telur. Minta anak menghitung setiap angka dengan menggunakan beberapa makanan kecil. Kemudian minta ia mengisi setiap lengkungan itu dengan makanan, jumlahnya harus sesuai dengan angka yang tertera. Jika satu bagian sudah penuh, kerjakan sebaliknya, minta anak untuk mengenali setiap angka-angka itu, hitung makanan dan minta anak untuk mulai makan.

  1. Membaca nomor

Anda dapat membantu anak menyadari bentuk-bentuk angka dengan membicarakan nomor benda di sekitar anda: nomor mobil parkir, nomor bis, nomor kartu, angka dikalender, angka di jam, nomor chanel televisi, nomor pesawat telepon, maupun nomor rumah. anak itu barangkali suka bila menjumpai nomor yang mempunyai makna istimewa, seperti misalnya nomor motor anda. Suatu hiasan angka warna-warni yang jelas pada dinding juga akan membantunya kenal dengan nomor.

  1. Bilangan tetap

Anak kecil tidak menyadari bahwa banyaknya benda dalam satu kelompok tidak akan berubah bila benda-benda itu ditata ulang. Jika bersama anak menghitung banyaknya permen dalam suatu barisan dan kemudian menata-ulang permen-permen itu dengan menaruhnya dalam suatu lingkaran atau mengambil permen dari ujung yang satu dan menaruhnya pada ujung yang lain, anak mungkin merasa perlu menghitung lagi untuk memastikan banyaknya. Ini karena ia belum memahami jumlah yang tetap.

  1. Bermain kartu

Tarik satu kartu berwarna merah dan satu kartu berwarna hitam dari dalam kardus kartu, dan letakan keduanya diatas meja. Beri anak anda setumpuk kecil kartu, dan minta ia memilah, kartu merah ditumpukkan dengan kartu merah, sebaliknya, yang berwarna hitam ditumpukkan dengan kartu berwarna hitam. Bisa juga melakukan cara ini dengan memintanya mengelompokkan 4 kartu yang memiliki angka atau huruf yang sama.

  1. Memasangkan

Untuk membantu melakukan pemadanan satu-satu, manfaatkan setiap kesempatan baginya untuk memasangkan obyek-obyek. Bila menata meja makan, misalnya, mintalah dia membantu menaruh satu cangkir untuk tiap orang, satu sendok untuk tiap piring. Perbincangkan apakah benda-benda itu cukup, dan kemudian periksa. Ini akan membimbing ke ide “terlalu banyak” dan “terlalu sedikit”. Mainan yang menyangkut pembentukan pasangan, dapat memberikan kepada bahkan anak sangat kecil suatu perkenalan praktis pada pemadaman satu-satu. (Puji)

Check Also

Orangtua sedang berkomunikasi dengan anak

Kebiasaan Mendisiplinkan Anak

Edupost.id – Selain menyepakati hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan, orang tua dan anak …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *