Selasa , 22 Agustus 2017
Home / Parenting / Enam Tanda Si Kecil Bukan Bayi Lagi
Bayi
Bayi

Enam Tanda Si Kecil Bukan Bayi Lagi

Edupost.id – Perkembangan bayi terbilang cukup cepat, tanpa disadari bayi mungil itu kian tumbuh besar. Si kecil akan terus berkembang, belajar hal baru, dan menunjukkan kemampuan barunya setiap hari. Berikut ini enam tanda yang perlu disadari orangtua bahwa si kecil bukan bayi lagi seperti yang Edupost rangkum dari Babyzone.

1.Sudah mulai suka berteriak

Mungkin anda belum lama merasa si kecil duduk manis di kursinya atau di stroller sambil menggumam atau babbling, tampak sangat lucu dan menggemaskan. Namun kini, ia jadi lebih sering membuat suara berisik dan berteriak sepanjang waktu.

2. Mulai menolak makanan

Dulu si kecil masih mudah membuka mulutnya dan melahap semua makanan yang anda berikan. Kini, entah karena rasa ingin tahunya atau protes dengan apa yang anda berikan, si kecil mendadak mulai menolak makanan yang disodorkan.

3. Bau bayi yang khas telah hilang

Umumnya orang suka dengan aroma wangi khas bayi. Rasanya tak ingin melepaskannya dari pelukan dan menciumnya terus menerus. Namun sekarang ia mulai makan berbagai jenis makanan padat, menjelajah seisi rumah, selalu berkeringat, sehingga bau khas yang harum itu mulai berganti.

4. Si kecil bisa berlari menghindar

Dulu si kecil diam manis saja saatdiberikan apapun. Mungkin ia tidak suka, tapi ia tak punya pilihan selain duduk diam. Tapi sekarang, jika ia merasa bosan atau tidak suka, ia akan langsung pergi dan asyik bereksplorasi sendiri.

5. Tidurnya berkurang

Kegiatan utama bayi adalah tidur. Sementara balita waktu tidurnya lebih sedikit. Memang di usia 2 tahun si kecil masih tidur siang dua kali, tetapi di antara waktu tersebut ia lebih suka melek dan bermain.

6. Lebih suka dengan hal baru

Boneka kesayangannya kini mulai ditinggalkan. Padahal dulu ia tak bisa lepas dari mainannya itu, bahkan sering memasukannya ke mulut seolah boneka itu makanan lezat. Tapi kini ia mulai bosan dengan hal-hal yang berasal dari masa bayinya dan lebih suka menyentuh sesuatu yang baru di sekitarnya. (IK-SS)

Check Also

Media Sosial Facebook dan Twitter Dapat Merusak Karir

Lima Manfaat Positif Berikan Ponsel pada Anak Remaja

Edupost.id- Ketakutan orang tua terhadap kebiasaan anak memiliki ponsel yakni, takut anak melihat konen porno, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *