Selasa , 25 April 2017
Home / Parenting / Jangan Larang si Kecil Corat-coret Tembok, Ini Penjelasannya
Jangan Larang si Kecil Corat-coret Tembok, Ini Penjelasannya
Jangan Larang si Kecil Corat-coret Tembok, (foto: undergroundmgzn)

Jangan Larang si Kecil Corat-coret Tembok, Ini Penjelasannya

Edupost.id – Terkadang banyak orang tua yang marah ketika anak balitanya mencorat-coret tembok, meja, kursi, maupun benda lainnya. Femi Olivia dalam buku karyanya, “Merangsang Otak Anask dengan Corat-coret” dengan tegas mengatakan, aksi corat-coret yang dfilakukan anak Anda adalah bagian dari proses belajar anak.

Oleh karenanya, menurut Femi, orang tua tak boleh melarang anaknya melakukan aksi corat-coret. Menurut Femi, aksi yang sering dilakukan oleh balita usia dua tahunan ini terkait erat dengan perkembangan motorik halus.

Corat coret diyakini dapast mengasah perkembangan motorik halus si kecil, yang nantinya dibutuhkan untuk menggambar, menulis, dan pekerjaan lainnya yang membutuhkan keterampilan tangan. Awalnya memang cara si kecil memegang pena masih serampangan, tapi lama lama dengan sendirinya akan mengalami perubahan. Anak akan mulai terampil memegang pena.

Motorik halus adalah keterampilan yang menyatukan kemampuan fisik dengan melibatkan koordinasi otot – otot halus. Keguatan corat coret tak hanya melibakan lengan, tapi juga pergelangan tangan dan jari jemari. Dengan begitu, kelenturan pergelangan tangan dan jemari secara keseluruhan untuk melakukan aktivitas akan makin terlatih. Hasilnya, si kecil akan makin terlatih makan sendiri dengan sendok, atau melakukan aktivitas lain yang melibatkan tangan.

Jadi, kalau balita aksi melakukan aksi corat coret biarkan saja, jangan malah dilarang. Kalau orang tua sering melarang anak, maka kreativitas, spontanitas, dan keberanian untuk mengekspresikan diri menjadi terhambat. Perkembangan motorik halusnya pun menjadi tak optimal, yang selanjutnya menghambat keterampilan bantu diri maupun keterampilan-keterampilan lainnya dan akan beruntun mempengaruhi pembentukan citra diri. (Andi)

Check Also

Orang tua Perlu Batasi Anak dari Informasi Hoax

Edupost.id- Hingga saat ini informasi hoax mudah tersebar di berbagai media. Sudah bukan hal yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *