Kamis , 19 Oktober 2017
Home / Parenting / Kapan Orang Tua Boleh Memberi Handphone kepada Anak?
anak pakai handphone
Ilustrasi. Anak menggunakan gadget

Kapan Orang Tua Boleh Memberi Handphone kepada Anak?

Edupost.id – Di era digital saat ini, para pengguna mobile phone atau handphone semakin merambah hingga ke usia anak-anak. Berdasarkan survei yang dilakukan National Consumers League, 56% anak usia 8-12 tahun telah memiliki handphone. Permasalahannya sekarang, kapan orang tua boleh memberi handphone kepada anak? Sejak usia berapa anak layak menggunakan handphone?

Lori Evans MD, Direktur Training Psikologi di NYU Child Study Center, seperti dikutip dari Verizonwireless mengungkapkan , “Lihat dulu tanda-tanda perkembangannya. Apakah si anak bisa merasa kehilangan sesuatu yang dimilikinya? Apakah anak tersebut termasuk anak yang bertanggungjawab? Bisakah orang tua mempercayainya? Apakah si anak paham bagaimana penggunaan handphone secara aman? Usia kematangan tiap anak berbeda-beda, bahkan antar saudara kembar pun berbeda”.

Berikut ini, beberapa panduan yang bisa dijadikan pegangan bagi orang tua maupun pendidik dalam memutuskan pemberian handphone kepada anaknya:

  1. Pertimbangkan untuk memberi handphone yang hanya bisa untuk menelpon saja bukan smartphone yang memiliki berbagai fungsi dan fitur.
    Bila tujuan diberikan handphone, anak bisa menghubungi orangtua saat darurat, itu artinya  orang tua tak perlu memberi anak smartphone yang juga bisa dipakai mengakses internet.
  2. Apakah anak menerima adanya aturan pembatasan penggunaan barang.
    Misalnya bila anak sudah mengerti ada batasan dalam menonton TV atau main video game, maka juga harus mengerti ada rambu-rambu dalam penggunaan handphone.
  3. Pahamkan penggunaan handphone yang baik.
    Kepada siapa saja anak boleh menelpon, kapan saja anak boleh menggunakan handphone nya dan kapan saatnya handphone harus dimatikan.
  4. Beri contoh yang baik kepada anak dalam penggunaan handphone.
    Orang tua membuat beberapa aturan di rumah, misalnya “Tidak ada handphone selama sedang di meja makan dan saat sedang berbicara/ngobrol”. Lalu orang tua menerapkannya sehingga anak mencontoh sikap orang tua dalam penggunaan handphone.
    Bagaimanapun keputusan tetap di tangan orang tua. Apakah anak telah layak atau belum diberi handphone. Hal yang terpenting adalah orang tua merasa yakin dan tenang bila telah memutuskan untuk memberikannya saat ini.

(RR/Edupost)

Check Also

Cara Mengajarkan Membaca kepada Anak dengan Cepat

Cara Mengajarkan Membaca kepada Anak dengan Cepat

Edupost.id – Kadang orangtua atau guru mengalami kesulitan dalam mengajarkan membaca kepada anak. Ada banyak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *