Jumat , 20 Oktober 2017
Home / Parenting / Lima Kiat Jitu agar Anak Patuh pada Orang Tua
Orangtua sedang berkomunikasi dengan anak
Ilustrasi. Orangtua sedang berkomunikasi dengan anak

Lima Kiat Jitu agar Anak Patuh pada Orang Tua

Edupost.id  – Sebagai orang tua pasti pernah mengalami saat anak anda tidak patuh dengan perintah anda atau tidak mau menuruti permintaan anda. Seperti saat anda meminta anak mematikan TV, menyikat gigi mereka, dan lain sebagainya hingga membuat anda menjadi emosi. Berikut ini lima kiat jitu yang bisa dilakukan agar anak patuh pada orang tua, seperti dilansir Parents.

1. Katakan dengan jelas

Jelaskan tentang aturan yang anda buat. Misalnya mereka harus membawa piring kotor mereka ke tempat cucian. Setelah beberapa lama mungkin mereka tidak akan mempedulikannya lagi. Tapi cobalah untuk berbicara dengan anak anda selama 10 menit saja, duduk bersamanya di sofa tentang perilakunya, kemudian  berikan penjelasan lagi tanpa emosi. Anak-anak hanya butuh diingatkan tanpa harus dengan emosi.

2. Berikan informasi kepada anak anda

Bagi anda yang memiliki anak usia dua tahun, mungkin pernah mengalami saat mereka sedang makan dan tak mau diam, sambil menginjak bantal, melompati kursi dan sebagainya sehingga membuat anda berteriak hanya untuk menyuruhnya duduk. Tetapi yang terjadi anak anda malah menangis dan malah tidak mau duduk sama sekali.
Anak-anak membutuhkan latihan untuk mengontrol kebebasan mereka.Terkadang memang mereka akan melakukan hal kebalikan dari apa yang anda minta. Mereka bukanlah robot yang terprogram untuk melakukan setiap apa yang kita minta.

Caranya adalah dengan mengubah situasi itu menjadi momen buat mereka belajar. Seperti menjelaskan kegunaan kursi. Ketika anak anda memiliki semua informasi atau penjelasan, pasti mereka akan melakukan sesuatu dengan benar.

3. Berikan anak anda pilihan

Cara yang lain adalah dengan membuat anak anda menentukan pilihannya. Daripada mengancamnya dengan mengatakan “Kalau kamu tidak mengenakannya maka kamu tak akan pergi kemanapun!”
Perkataan itu justru membuat anak anda mengamuk. Ajaklah ia berdiskusi dan mengambil keputusan bersama.

4. Menyatakan rencana

Saat anak berebut channel TV dengan anda. Katakan kepada mereka apa rencana anda. Seperti membagi jam menonton TV, dan harus bergantian saat waktu mereka telah habis.

5. Ekspresikan perasaan

Anak sering menangis (atau merengek, berteriak, atau menginjak-injak) karena mereka tidak dapat menyampaikan isi hatinya atau emosi diri mereka.  Anda harus mengajarimereka kata-kata untuk mengekspresikan hal itu. Kita perlu mengubah cara kita berbicara dengan anak-anak kita, sehingga mereka tidak hanya mengerti apa yang kita katakan, tetapi benar-benar ingin mendengarkan kita.  (Iyes)

Check Also

Cara Mengoptimalkan Otak

Cara Mengoptimalkan Otak saat Menonton televisi

Edupost.id – Menonton televisi terlalu sering memang merusak kecerdasan otak. Namun, kegiatan ini dapat memberikan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *