Rabu , 24 Oktober 2018
Home / Parenting / Menghardik Anak “Nakal” dapat Membuatnya Takut
Menangis, berteriak dan melempar barang merupakan carai mengekspresikan keinginan anak-anak. ilustrasi : brightbabyhood

Menghardik Anak “Nakal” dapat Membuatnya Takut

Edupost.ID- Saat kekesalan sudah memuncak, tidak jarang orang tua menghardik anak dengan mengatakan, “Anak Nakal” atau lebih parah. Sikap anak sering memicu kemarahan orang tua saat sedang mengajarkan kedisiplinan.

Menurut psikolog anak Diennaryati Tjokrosuprihatono, mengajarkan disiplin kepada anak tidak harus dengan berteriak karena akan menyebabkan anak menjadi takut atau malah sebaliknya.

Fenomena ini memang sering kita temukan di rumah, di mana orang tua lebih suka berteriak saat menegur kesalahan anak.

Saat berusia 2-3 tahun anak mulai banyak bicara dan disebut masa perkembangan, namun seringkali orang tua menganggao itu sebuah kesulitan. “Saat anak salah, orang tua harus berbicara tegas,” ujar Dieny. Jika anak menangis, biarkan saja hingga anak benar-benar berhenti menangis.

Saat berhenti menangis, tegur anak dan bukan mengatakan anak tersebut bandel, nakal, cengeng atau semacamnya. “Itu bisa membuat mereka tidak percaya diri,” ungkap Dieny.

Menurut Dieny Tjikro, cara yang tepat dalam menghadapi perilaku anak pada usia tersebut adalah dengan mengikuti apa yang diinginkan, dan peduli dengan apa yang anak bicarakan. “Bukan menghardik atau berteriak, begitupun sebaliknya berikan kasih sayang,” jelasnya. (Inan)

 

Check Also

beasiswa S2 Inggris Chevening

Ingin Kuliah Gratis di Inggris? Ikuti Beasiswa S2 dari Chevening

Edupost.id – Bagi Anda yang berencana mengambil S2 di Inggris, program beasiswa Chevening berikut ini …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

=[Tutup Klik 2x]=