Kamis , 20 Juli 2017
Home / Parenting / Psikolog: Smartphone Ganggu Perkembangan Kejiwaan Balita
balita menggunakan smartphone
Ilustrasi. Balita menggunakan smartphone

Psikolog: Smartphone Ganggu Perkembangan Kejiwaan Balita

Edupost.id – Di balik manfaat smartphone membantu kehidupan sehari-hari, terdapat efek negatif terlebih bagi anak-anak. Psikolog, Dewi Retno Suminar menyampaikan bahwa smartphone dapat mengganggu perkembangan kejiwaan anak.

“Sejak dini, anak-anak harus dikondisikan agar tidak tergantung pada smart phone. Bahkan, di usia 0 sampai masuk SD, jangan biarkan mereka menikmati kecanggihan layar ponsel,” terang wakil dekan III Fakultas Piskologi Unair ini.

Ia menyebutkan, alasannya karena pada usia itu balita sedang berlatih untuk merekam ekspresi manusia, khususnya orang-orang yang ada di sekitarnya. Bila di masa tersebut mereka lebih banyak melihat layar ponsel, lanjutnya, kepekaan terhadap ekspresi wajah menjadi tergerus. Padahal, dalam interaksi sosial, kepedulian terhadap ekspresi orang lain merupakan keniscayaan. Sebab, ekspresi berhubungan dengan perasaan dan kondisi jiwa.

Ia menambahkan, jika kemampuan reflektif dari memahami perasaan orang lain buruk, komunikasi pun ikut menjadi jelek. Kalau komunikasi yang terjalin jelek, interaksi pun jadi kacau. Sehingga, hubungan dengan orang lain tidak bisa berjalan lancar. “Nantinya, anak-anak sendiri yang kesulitan dalam kehidupan. Baik di sekolah, kampus, maupun tempat kerja,” tutur Dewi.

Bahkan, di usia sekolah dasar, anak-anak mesti diberi pengertian. Bahwa, smart phone maupun ponsel merupakan sarana, bukan kebutuhan primer. “Jadi, kalau mereka menggunakan ponsel, belajar mesti jadi lebih maksimal. Bukan terbalik, gara-gara pakai ponsel, lupa dengan belajar,” ujar Dewi.

Selain itu, lanjut Dewi, ponsel merupakan sarana berkomunikasi. Jadi, saat ingin berkomunikasi jarak jauh, kita gunakan ponsel. “Bukan terbalik, gara-gara lagi main ponsel, lupa menjalin komunikasi dengan orang lain,” terang Dewi. (Unair/IK-SS)

Check Also

Media Sosial Facebook dan Twitter Dapat Merusak Karir

Lima Manfaat Positif Berikan Ponsel pada Anak Remaja

Edupost.id- Ketakutan orang tua terhadap kebiasaan anak memiliki ponsel yakni, takut anak melihat konen porno, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *