Rabu , 18 Oktober 2017
Home / Parenting / Tiga Manfaat Bermain bagi Perkembangan Anak
Anak sedang belajar dan bermain di alam.
Anak sedang belajar dan bermain di alam. foto : dok. cbc

Tiga Manfaat Bermain bagi Perkembangan Anak

Edupost.id – Bermain tidak hanya menyenangkan bagi anak, tapi juga membawa manfaat yang sangat besar bagi perkembangannya. Salah satunya memperoleh pengalaman belajar yang sangat berguna bagi anak. Dwi Yulianti dalam bukunya “Bermain sambil Belajar Sains di Taman Kanak-kanak” menuliskan tiga manfaat bermain bagi anak-anak.

1. Mengembangkan daya khayal anak.

Daya khayal bermanfaat sangat bermanfaat untuk mengembangkan daya pikir anak. Menurut Dwi, dengan berkhayal penghayatan anak ketika bermain akan menjadi lebih bermakna. Dwi menyontohkan, salah satu mainan yang dapat dimainkan anak adalah timbangan buatan. Saat bermain timbangan, anak akan membayangkan sedang melakukan kegiatan menimbang seperti yang dilakukan para pedagang di pasar atau di toko.

2. Mengembangkan kreativitas anak.

Saat bermain, anak sering kali menemukan pengalaman atau hal-hal baru. Hal baru itu kemudian akan diaplikasikan di luar dunia bermainnya. Saat anak bermain ukuran dengan penggaris, misalnya, anak akan mengetahui cara mengukur.
Melalui kegiatan ini, anak dapat memuaskan rasa ingin tahu terhap hal-hal yang terjadi di sekitarnya. Misalnya, anak ingin mengetahui berapa lebar ruang kelasnya, berapa tinggi tubuhnya, berapa panjang sepatunya, dan sebagainya.

3. Mengembangkan aspek kognisi, afeksi, dan psikomotoris

Bermain bagi anak Taman Kanak-kanak merupakan kegiatan yang bermanfaat dalam perkembangan berbagai aspek yang menyanglkut tiga ranah, yaitu aspek kognisi, afeksi, dan psikomotoris. Dengan bermain, anak-anak menemukan dan mempelajari hal-hal atau keahlian baru. Anak juga dapat belajar menggunakan keahlian tersebut pada saat yang tepat, serta dapat memenuhi segala kebutuhan dirinya.

Menurut Moeslichatoen (2003:32), seperti yang dikutip Dwi dalam bukunya, mengatakan, bermain merupakan tuntutan dan kebutuhan psikologis serta biologis anak yang sangat mendasar. Melalui bermain, tuntutan kebutuhan perkembangan kognisi, kreativitas, bahasa, emosi, interaksi sosial, nilai-nilai dan sikap hidup dapat terpenuh.

Sudono (2000:1) mengatakan, bermain juga dapat meningkatkan keterampilan komunikasi dan memberikqn kesempatan lebih banyak kepada anak-anak untuk bereksplorasi sehingga pemahaman tentang konsep maupun pengertian dasar suatu pengetahuan dapat dipahami dengan lebih mudah. (Andi)

Check Also

mother and child

Lima Tanda pada Anak yang Patut Diwaspadai Orangtua

Edupost.id – Sebagai orangtua, Anda harus waspada jika melihat ada tanda-tanda mencurigakan yang terjadi pada …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *