Jumat , 20 Januari 2017
Home / Poleksosbud / 26 Aktivis Ditahan, BEM SI: Kami Tolak Kriminalitas
BEM SI aksi di depan Pengadilan Negeri Tipikor
BEM SI aksi di depan Pengadilan Negeri Tipikor

26 Aktivis Ditahan, BEM SI: Kami Tolak Kriminalitas

Edupost.id, Jakarta – Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Regional Jabodetabek dan Banten menggelar aksi penolakan kriminalitas, Senin (21/3). Mahasiswa dari UNJ, PNJ, dan STEI SEBI serta Buruh Indonesia berdiri di depan Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta Pusat terkait kasus 26 aktivis yang ditahan pada 30 November 2015. Aksi yang digelar bertepatan dengan dimulainya persidangan membahas penahanan 26 aktivis.

“Kami menuntut tegaknya keadilan, serta penegakan hukum yang sebenar-benarnya. Katakan hitam adalah hitam, dan putih adalah putih,” ujar Koordinator Pusat BEM SI, Bagus Tito Wibisono dalam siaran pers yang diterima Edupost.id.

Menurutnya, mereka menolak adanya kriminalisasi atas penahanan 26 aktivis. Aktivis yang ditahan yaitu 23 buruh, dua aktivis LBH Jakarta, dan satu mahasiswa. Banyak warga yang menanyakan sejak kapan mahasiswa peduli terhadap buruh. Namun, jingle BEM SI menyeru bahwa buruh, tani, mahasiswa, dan rakyat miskin bersatu merebut demokrasi.

Persidangan, ujar Bagus, rupanya masih membutuhkan kelengkapan berkas dan terdakwa tidak dihadirkan. Terdakwa tidak menghadiri persidangan karena surat panggilan terhadap terdakwa tidak tertera tujuan pemanggilan tersebut. Sehingga sidang dilanjutkan pada pekan depan, 28 Maret 2016.

“Untuk itu BEM SI dengan tegas menyatakan Hentikan Proses Hukum Kasus Kriminaliisasi Aktivis. Demi tegaknya kejayaan, kemuliaan, dan terwujudnya cita-cita kemerdekaan,” tegasnya. (Nisa)

Check Also

guru-mengajar

Kota Yogyakarta Belum Terapkan Permendiknas Tentang Sumbangan

Edupost.ID – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Yogyakarta, Edy Hery Suasana menyatakan belum akan memberlakukan …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *