Jumat , 25 Mei 2018
Home / Poleksosbud / Ada Penyusup dalam Aksi 1 Mei yang Berujung Ricuh
Aksi Mahasiswa 1 Mei berujung ricuh
Aksi Mahasiswa 1 Mei berujung ricuh

Ada Penyusup dalam Aksi 1 Mei yang Berujung Ricuh

Edupost.id – Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Daerah Istimewa Yogyakarta, Faizi Zain menyebut, aksi demonstrasi hari buruh Selasa (1/5) disusupi oleh oknum di luar massa aksi.

Aksi yang berlangsung di pertigaan kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta akhirnya berakhir ricuh dengan terbakarnya pos polisi di lokasi demo.

“Sejak awal kita sepakat aksi ini adalah aksi damai. Karena aksi ini adalah aksi gabungan, masing-masing koordinator/ketua organisasi bertanggungjawab terhadap masa aksi dari organisasinya masing-masing,” ujar Faizi, Rabu (2/5).

Koordinator Umum (Kordum) Aksi, kata Faizi, telah melakukan intruksi kepada masing-masing koordinator/ketua masing-masing organisasi agar massa yang dibawa menjaga etika, tidak melanggar hukum, bersikap ramah dan santun ke masyarakat sekitar. Massa aksi juga tidak boleh melakukan anarkisme yang dapat merugikan masyarakat dan negara.

Tetapi, saat massa aksi diwakili Kordum hendak melakukan pernyataan sikap, masuklah sekelompok orang melakukan pengrusakan. Mereka membakar pos polisi menggunakan bom molotov, melakukan vandalisme serta tindakan-tindakan anarkis lainnya yang memancing keributan.

Masuknya sekelompok orang ini diakui Faizi, tanpa sepengetahuan Kordum. Mereka memiliki ciri-ciri berpakaian gelap, memakai jaket, penutup kepala serta penutup wajah.

“Tindakan tersebut memprovokasi massa aksi lainnya dan menimbulkan reaksi keras masyarakat sekitar yang awalnya melihat jalannya aksi dengan damai, sehingga gesekan dengan masyarakat pun tidak bisa dihindari, ” imbuhnya.

Aksi demonstrasi ini dilakukan oleh gabungan lintas gerakan mahasiswa Yogyakarta. Mereka tergabung dalam Gerakan Aksi Satu Mei (GERAM) yang berasal dari berbagai organisasi mahasiswa di Yogyakarta.

Berbagai unsur yang bergabung dalam aksi ini adalah Fron Aksi Mahasiswa Jogjakarta (FAM-J), PMII Komisariat Wahid Hasyim, Aliansi Mahasiswa UJB, Aliansi Mahasiswa Mercu Buana, Aliansi Mahasiswa UIN, Aliansi Mahasiswa UCY, dan Aliansi Mahasiswa UNY.

Selain itu juga Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia, PMII Komisariat Pondok Sahabat UIN Sunan Kalijaga, LPM Ekspresi UNY, LPM Himmah UII, LPM Poros UAD, LPM Journal Amikom, GMNI UII, DEMA Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Suka, dan PMII Komisariat Dewantara. (Andi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

=[Tutup Klik 2x]=