Senin , 11 Desember 2017
Home / Poleksosbud / Betulkah Lembaga Sensor Film akan Dihapus?

Betulkah Lembaga Sensor Film akan Dihapus?

Jakarta- Badan Ekonomi Kreatif (BEKraf) yang membawahi Lembaga Sensor Film (LSF) mewacanakan penghapusan LSF. Sementara fungsi pengawasan film akan dialihkandengan cara sistem peringkat (rating). Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala BEKraf, Triawan Munaf saat Diskusi Kebijakan dan Langkah Strategis Dalam Pengembangan Industri Unggulan Nasional, di Kampus UI, Selasa (24/2).

Menurut Triana, fungsi pengawasan film lebih efektif dengan melalui sistem pemeringkatan dan yang mengawasinya adalah industri film itu sendiri. ”Jadi kalau filmnya hot, ditanya saja penontonnya usia berapa dan ditetapkan usia berapa yang boleh masuk. Kalau film bagus dan dipotong, jalan ceritanya jadi aneh,” ucap Triawan, seperti dilansir ROL.

Sementara itu, pengamat film, Hikmat Darmawan menanggapi bahwa hal tersebut bukan agenda utama (BEKraf). Menurutnya, masih banyak permasalahan besar di industri kreatif yang harus menjadi fokus dari BEKraf.Pembahasan tentang lembaga sensor film hanya salah satu dari banyak agenda yang diangkat BEKraf, sehingga hal itu tidak bisa disebut isu yang strategis.

“Triawan Munaf juga pasti tahu masalah terbesar yang harus diangkat oleh Badan Ekonomi Kreatif itu bukan masalah sensor,” ucap Hikmat, seperti dilansir Republika.

Hikmat menambahkan, BEKraf sebagai sebuah badan pasti mempunyai ahli-ahli yang paham mengenai pemetaan masalah lembaga sensor. Meskipun saat sensor masih dilakukan, lanjutnya, industri perfilman Indonesia masih sanggup menampilkan film-film dalam negeri yang berkualitas.

Check Also

Sepuluh Universitas Paling Inovatif Tahun 2017

Pimpinan PTN Harus Siap Hadapi Era Disruption Innovation

Edupost.id – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir menyampaikan, pimpinan PTN harus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *