Kamis , 19 Oktober 2017
Home / Poleksosbud / BNPB Berikan Bantuan Pada Pascagempa Aceh
Gempabumi 6,5 SR Guncang Pidie Jaya, Aceh
Gempabumi 6,5 SR Guncang Pidie Jaya, Aceh (foto: indblgst)

BNPB Berikan Bantuan Pada Pascagempa Aceh

Edupost.ID-  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyediakan dana siap pakai (DSP) sebesar Rp 1 milyar. Bantuan tersebut diperuntukkan khusus dalam penanganan darurat pada tiga kabupaten di Provinsi Aceh, yaitu Pidie Jaya, Pidie, dan Bireuen. BNPB mengalokasikan Rp 500 juta untuk penanganan darurat di Pidie Jaya, Rp 250 juta Pidie, dan Rp 250 juta Bireuen.

Selain memberikan DSP, BNPB juga memberikan bantuan logistik senilai Rp 3,5 milyar. Logistik yang diberikan antara lain berupa makanan siap saji, peralatan dapur, selimut, tenda gulung, kantong mayat, genset dan velbed. Bantuan ini akan tiba sore ini dari Bandara Halim Perdana Kusumah menuju Bandara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang.

“Pemerintah daerah telah menyiapkan gudang logistik di dua ruko yang terletak di Pidie Jaya. Bantuan akan dipusatkan pada Gudang tersebut,” kata Kepala BNPB Willem Rampangilei.

“Apabila sewaktu-waktu dibutuhkan, World Food Programme (WFP) telah menyiapkan 4 tenda gudang logistik.”

Sementara itu, peralatan berat juga dibutuhkan pascagempa yang terjadi pada Rabu dini hari (7/12) sekitar pukul 05.03 WIB di wilayah Pidie Jaya. Kementerian Pekerjaan Umum mengerahkan alat berat yang didatangkan dari Medan maupun Surabaya. Pembersihan puing bangunan membutuhkan beberapa alat berat yang disiapkan maupaun telah berada di lokasi bencana, seperti eskavator, loader, dan stonebreaker. Pembersihan puing juga dilakukan oleh personel gabungan dari TNI, Polri, relawan dan masyarakat setempat.

Bantuan tidak hanya berasal dari pemerintah pusat, kementerian/lembaga, dan daerah, tetapi juga dari dunia usaha maupun masyarakat.

Pascagempa, penanganan darurat di hari kedua difokuskan pada pencarian dan penyelamatan korban. Hal tersebut sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, ungkap Willem. Prioritas selanjutnya, pemerintah daerah dan pusat mengupayakan pemenuhan kebutuhan dasar dan pelayanan terhadap masyarakat terdampak.

“Kami menghimbau masyarakat untuk bersabar menghadapi situasi sulit seperti saat ini. Kami bersama pemerintah daerah berupaya untuk melakukan penanganan darurat secara maksimal bagi masyarakat yang terdampak.”

“Kami juga berterima  kasih atas dukungan stakeholders dalam penanganan darurat, komunitas relawan, Palang Merah Indonesia, dunia usaha, lembaga swadaya masyarakat, dan masyarakat.” (BNPB/Inan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *