Kamis , 27 Juli 2017
Home / Poleksosbud / Faktor Penyebab Indonesia Belum Bebas Buta Aksara

Faktor Penyebab Indonesia Belum Bebas Buta Aksara

Edupost.ID – Meskipun terjadi penurunan jumlah angka buata aksara di Indonesia, hingga tahun 2015 penduduk kita masih banyak yang belum terbebas dari buta huruf. Ada beberapa faktor penyebab Indonesia belum terbebas dari buta aksara.

Angka buta aksara paling tinggi umumnya berada pada rentang usia lebih dari 60 tahun. Kepala Bidang Pendidikan Non Formal dan Informal Dikpora DIY, Mulyati Yunipraptiwi mengungkapkan, ada beberapa faktor penyebab tingginya angka buta aksara usia lebih dari 60 tahun. Diantaranya adalah mindsetmasyarakat zaman dahulu bahwa pendidikan tidak terlalu penting sehingga tidak diperlukan kemampuan membaca dan menulis.

Selain itu, kondisi geografis wilayah juga turut mempengaruhi angka buta aksara. Misalnya di DIY, di daerah Gunung kidul, karena kondisi geografis yang jauh dari pusat kota menyebabkan akses pendidikan kurang terbuka, sehingga banyak masyarakatnya yang tidak melek huruf.

Di lapangan juga ditemukan adanya fakta menarik, banyak masyarakat yang berusia lanjut yang sudah melek huruf setelah beberapa tahun akan kembali buta huruf. Biasanya, menurut Mulyati, ini terjadi karena kemampuan membaca yang telah dimiliki tidak lagi digunakan dalam kehidupan sehari-hari. (Andi)

Check Also

Guru garis Depan

SK CPNS Guru Garis Depan Telah Resmi Ditetapkan

Edupost.id – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah resmi menetapkan Surat Keputusan (SK) bagi 2.806 Guru …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *