Selasa , 28 Maret 2017
Home / Poleksosbud / Fispol UGM Gelar Pelatihan Kota Pintar di Kota Semarang
Fispol UGM Gelar Pelatihan Kota Pintar di Kota Semarang
Fispol UGM Gelar Pelatihan Kota Pintar di Kota Semarang

Fispol UGM Gelar Pelatihan Kota Pintar di Kota Semarang

Edupost.id- Pemkot Semarang bekerjasama dengan Kementrian Dalam Negeri dan Center for Digital Society, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Gadjah mada menggelar pelatihan smart city atau Kota pintar 2016 di Balikota Semarang, Pemkot Semarang kamis (13/10) hingga jumat (14/10) besok.

Asisten Sekretaris Daerah Kota Semarang Bidang Administrasi, Informasi, Tommy Said, menyampaikan pelatihan bertujuan agar para Pegawai Negeri di Semarang paham pentingnya Ilmu Teknologi. “Harapan saya semua PNS di Semarang dapat melek IT sehingga dapat terus mendorong Kota semarang sebagai Smart City,” ujar Tommy Said.

Dengan komitmen UGM dan Kemendagri dari MoU, Direktur Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kapasitas Daerah, Ditjen Otonomi Daerah-Kementrian Dalam Negeri , Gunawan mengatakan, “Pada gelombang pertama ini, akan dilakukan pelatihan di 10 kota, dan Kota Semarang menjadi kota pertama target pelatihan. Kami sangat mengapresiasi antusiasme Kota Semarang yang sebelumnya dialokasikan untuk 25 peserta dan bertambah menjadi 80 peserta”, sambut Gunawan.

Ia juga menambahkan bahwa perlu adanya dorongan untuk  Kota Semarang agar memiliki sertifikasi internasional, “Kami menyadari bahwa Kota Semarang berada pada posisi baik dalam pengembangan Smart City. Meskipun begitu, kita harus mendorong agar Semarang dapat memperoleh predikat Smart City secara internasional. Pelatihan ini juga merupakan komitmen Pemerintahan Jokowi-JK untuk mewujudkan nawacita poin kedua yaitu untuk tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis, dan terpercaya,” jelas Gunawan.

Kegiatan ini merupakan gelombang pertama dalam program pelatihan kota pintar. Kota pintar kini menjadi konsep yang tengah berkembang dengan sangat cepat, d di berbagai wilayah.

Serta menjadi salah satu agenda penting dalam pemerintahan Indonesia dalam waktu panjang, program pelatihan dan pendampingan ini diharapkan dapat dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia, agar  dapat direalisasikan secara merata. (Winda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *