Senin , 21 Agustus 2017
Home / Poleksosbud / Forum Anak “Jembatani” Anak dan Pemerintah

Forum Anak “Jembatani” Anak dan Pemerintah

Edupost.ID, Yogyakarta – Permasalahan anak kian kompleks. Beberapa waktu lalu media menyoroti kasus Angeline yang terbunuh secara tak lazim. Sedangkan di Yogyakarta, kasus kehamilan di luar nikah menjadi isu yang cukup serius.

Forum Anak Daerah (FAD) DIY merupakan salah satu organisasi yang bergerak di bidang perlindungan anak. FAD “menjembatani” antara anak dan pemerintah. Tugas mereka adalah menyuarakan hak-hak.

Salah satu kasus yang coba diselesaikan oleh Forum Anak adalah tentang kehamilan di luar nikah. Audiensi ke DPRD menjadi salah satu usaha yang dilakukan organisasi yang bermarkas di Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat, Jalan Tentara Pelajar Yogyakarta ini.

FAD didirikan bulan September 2009. Biasanya mereka melakukan audiensi kepada pemerintah untuk menyampaikan aspirasinya guna memperjuangkan hak-hak anak. Mereka memilih Duta Anak untuk itu.

“Kita ingin ada sosialisasi dampak seks bebas, MCK yang memadai dan ramah anak, serta wadah yang bisa menampung bakat anak,” kata Rifki Renaldi, Ketua Forum Anak DIY.

Selain audiensi, ada kegiatan-kegiatan insidental yang diadakan oleh FAD antara lain donor darah, menukar rokok dengan susu, dan mengajar di Bantul.

Rifki menjelaskan beberapa manfaat yang ia peroleh selama menjadi bagian dari Forum Anak. Keuntungan tersebut antara lain memperluas jaringan, menguasai public speaking, belajar dari senior tentang mata pelajaran di sekolah, dan mengetahui cara berkomunikasi dengan pemerintah.

Forum Anak Daerah membawahi Forum Anak tingkat kecamatan dan kabupaten/kota. Di atas FAD masih ada Forum Anak Nasional. Saat ini FAD beranggotakan 21 anak dari berbagai daerah di Yogyakarta. Mereka merupakan anggota atau pengurus Forum Anak Kota/kabupaten. (Nurfi)

Check Also

Telur itik kaya Antioksidan dan Omega 3

Telur Itik Inovasi IPB Ini Kaya Antioksidan dan Omega 3

Edupost.id – Tiga peneliti Institut Pertanian Bogor (Fapet IPB), Sumiati, Widya Hermana dan Arif Darmawan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *