Jumat , 20 Januari 2017
Home / Poleksosbud / Gubernur Jateng Ajak Sekolah Sungai Lakukan Aksi Nyata
gubernur-jateng-ganjar-pranowo
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (youtube)

Gubernur Jateng Ajak Sekolah Sungai Lakukan Aksi Nyata

Edupost.id – Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo mengajak Sekolah Sungai Klaten untuk melakukan aksi nyata dalam menjaga kebersihan sungai. Sekolah Sungai merupakan tindak lanjut dari beberapa kegiatan yang berfokus pada penyadaran masyarakat tentang pentingnya kepedulian terhadap sungai.

“Bersama para mahasiswa, relawan, dan masyarakat, ayo bareng-bareng kita buat sesuatu yang konkret. Melalui Sekolah Sungai ini sampah di sungai kita bereskan dan kepedulian lingkungan kita dorong,” ungkap Ganjar usai mengukuhkan Masyarakat Peduli Sungai di bantaran Kali Ujung, Desa Pandes, beberapa waktu lalu.

Ganjar menyampaikan, arti penting Sekolah Sungai adalah melahirkan para pelopor yang akan mengawal gerakan bersih sungai menuju gerakan restorasi sungai.

“Kongres Sungai pertama di Jateng beberapa waktu lalu ternyata berkembang luar biasa dan menginspirasi Indonesia. Termasuk di Klaten punya inisiatif yang dasyat yaitu Sekolah Sungai. Tidak sedikit yang bertanya-tanya apa itu Sekolah Sungai, dan itu berarti banyak yang ingin tahu tentang sekolah sungai,” jelasnya.

Ganjar menilai, keberadaan sungai kerap tidak terlepas dari kebiasaan buruk masyarakat yang memanfaatkan sungai sebagai tempat sampah dan WC terpanjang.

Hingga pertengahan 2016 ini, Open Defecation Free (ODF) Klaten tercatat 88,07 persen, sedangkan kabupaten di Jateng yang telah mencapai 100 persen ODF hanya Grobogan. Sehingga jika tahun ini Klaten mengoptimalkan rogram tersebut, maka tahun depan status 100 persen ODF bakal tercapai.

“Ini meskipun di kota, tadi saya tanya pada anak-anak siapa yang masih buang air besar di kali, ternyata tidak ada. Jika ada warga Pandes yang belum punya jamban dan pihak desa tidak punya duit untuk membantu, ngomong aku tak gaweke WC sak naliko. Tapi uji dulu warga tersebut untuk berperilaku tidak buang air sembarangan,” ucap Ganjar. (Pemkot Jateng/ IK-SS)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *