Jumat , 22 September 2017
Home / Poleksosbud / Harlah ke-56, PMII Cabang DIY Gelar Istighozah Akbar
harlah pmii diy
PMII DIY

Harlah ke-56, PMII Cabang DIY Gelar Istighozah Akbar

Edupost.id,Yogyakarta – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) pada Minggu (17/4) tepat berusia 56 tahun. Untuk memperingati harlah tahun ini, PMII Cabang Daerah Istimewa Yogyakarta, menggelar Istighozah Akbar yang bertempat di Masjid UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Acara ini dihadiri oleh ratusan kader PMII DIY dan beberapa tamu undangan yang merupakan senior PMII. Diantaranya, Ketua Majelis Pembina Cabang (Mabincab) PMII DIY, Mohammad Sodik, dan senior PMII Umarudin Masdar. Hadir pula Rektor UIN Sunan Kalijaga, Machasin, juga Guru Besar UIN Sunan Kalijaga, Malik Madani.

Ketua Umum PMII Cabang DIY, Faizi Zain, mengatakan, saat ini kader PMII mulai keluar dari dari ajaran para founding father yang selalu menekankan pentingnya nilai spiritualitas. “Saat ini sahabat-sahabat PMII mulai jauh dari apa yang dicontohkan founding father. Mereka mulai banyak menggunakan pemikiran kiri seperti Marxisme,” ujar Faizi, pada acara Peringatan Hari Lahir PMII ke-56 di Masjid Sunan Kalijaga.

Dikatakan oleh mahasiswa Ilmu Hukum UIN Sunan Kalijaga itu, saat ini PMII Cabang DIY tengah berupaya mengembalikan kader PMII, khususnya di cabang DIY, agar kembali ke khittoh yang menjunjung tinggi nilai spiritualitas. Menurutnya, hal ini sangat penting dilakukan mengingat PMII terlahir dari rahim Nahdlatul Ulama (NU) yang menjunjung tinggi nilai – nilai spiritual. PMII, menurut Faizi tidak boleh keluar dari rel spiritualitas.

Melalui peringatan Harlah ke-56, Faizi berharap PMII kembali menjunjung spiritualitas. Salah satu yang dilakukan adalah menggelar iztighozah dalam peringatan Harlah PMII di cabang DIY tahun ini. Istighozah dipimpin oleh KH. Umarudin Masdar, diikuti oleh ratusan kader PMII DIY.

Rektor UIN Sunan Kalijaga, Machasin dalam sambutannya mengingatkan, kepada kader PMII agar tidak melupakan tradisi spiritual dan intelektual yang sudah dibangun oleh para pendahulu. Menurut Machasin, senior PMII yang kini menduduki jabatan menteri pada kabinet Jokowi, menunjukkan bahwa mereka tetap menjaga tradisi intelektual. Beberapa nama senior PMII yang menduduki jabatan menteri di antaranya Mensos Khofifah Indar Parawansa, Menpora Imam Nachrowi, dan Menaker Hanif Dhakiri, Menag Luqman Hakim Saifudin, dan Menteri PDT, Marwan Ja’far.

Acara peringatan Harlah PMII di DIY yang mengusung tema “Memperkokoh Tradisi Spiritual Gerakan” ini juga diisi dengan diskusi seputar sejarah dan arah gerak PMII. Sebagai pembicara adalah para senior yang telah berpengalaman aebagai aktivis. Mereka adalah Otong Abdurrahman, Nastangin, dan Mustafied. (Andi)

Check Also

Universitas Negeri Semarang (Unnes)

Lomba Robot UNNES untuk SMA dan Mahasiswa

Edupost.id – Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Negeri Semarang (UNNES) akan mengadakan kompetisi robot tingkat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *