Jumat , 20 Januari 2017
Home / Poleksosbud / Hina Lambang Negara, Fahira Idris Laporkan Zaskia ke Polda

Hina Lambang Negara, Fahira Idris Laporkan Zaskia ke Polda

Edupost.Id, Jakarta – Kasus penghinaan terhadap lambang negara yang dilakukan artis Zaskia Gotik merupakan tindakan pidana. Warga negara wajib membela jika ada seseorang yang melakukan penghinaan terhadap lambang negara. Demikian penilaian Wakil Ketua Komite III DPD RI, Fahira Fahmi Idris setelah melaporkan Zaskia ke Polda Metro Jaya beberapa waktu yang lalu, seperti yang tertulis dalam akun media sosialnya, twitter.

”Sampai sore ini, sementara sudah masuk 573 aspirasi masyarakat yang masuk lewat email dan fax mengenai penolakan atas penghinaan lambang negara oleh Zaskia Gotik. Atas dasar itulah, saya sebagai Senator Jakarta hadir di Polda Metro Jaya ntuk melaporkan Zaskia Gotik #ZaskiaParah,” tulisnya.

Fahira mengungkapkan bahwa lambang negara bukan untuk dipermainkan. Hal tersebut diatur dalam KHUP Pidana pasal 154A dan 155. Polda Metro Jaya sendiri akan melakukan pengembangan lebih lanjut tentang pasal yang dikenakan kepada Zaskia.

“KUHP 154A: Barang siapa menodai Bendaera Kebangsaan RI dan Lambang Negara RI, diamcam dengnan pidana penjara paling lama empat tahun,” jelasnya.

Menurut Fahira, ia mendesak pihak KPI untuk memberikan teguran kepada stasiun TV yang menyiarkan secara langsung pelaku penghinaan. “Jangan dianggap penghinaan lambang negara hanyalah kasus kecil,” tulisnya.

Seperti diketahui,  penghinaan yang dilakukan Zaskia terjadi dalam program musik di salah satu stasiun TV swasta. Diketahun pembawa acara saat itu Denny Cagur, kemudian Julia Perez, Ayu Ting Ting, dan Zaskia Gotik sebagai peserta. Denny lalu bertanya kapan tanggal proklamasi dan apa lambang sila ke lima pancasila. “Habis azan subuh, tanggal 32 Agustus, bebek nungging,” jawab Zaskia dalam acara yang disiarkan langsung.  (Nisa)

Check Also

guru-mengajar

Kota Yogyakarta Belum Terapkan Permendiknas Tentang Sumbangan

Edupost.ID – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Yogyakarta, Edy Hery Suasana menyatakan belum akan memberlakukan …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *