Senin , 29 Mei 2017
Home / Poleksosbud / Indonesia Menuju Wisata Halal Terbaik di Dunia
Indonesia-Menuju-Wisata-Halal-Terbaik-di-Dunia
Ilustrasi: Destinasi Wisata di Indoensia. (Foto: ddbutterflies)

Indonesia Menuju Wisata Halal Terbaik di Dunia

Edupost.id – Indonesia terkenal sebagai salah satu destinasi wisata tujuan pelancong mancanegara. Salah buktinya yaitu dengan ditetapkannya Lombok, Nusa Tenggara Barat menjadi destinasi wisata terbaik di dunia tahun lalu. Predikat tersebut menurut  World Halal Travel Awards di Uni Emirat Arab tengah dipertahankan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dalam ajang yang sama pada 13 Juni – 7 Agustus mendatang.

Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Kemenpar, Dadang Rizki Ratman menjelaskan dalam sairan pers, untuk mempertahankan award bergengsi tersebut Indonesia akan kembali berpartisipasi dalam World Halal Travel Awards 2016 mendatang. “Penyelenggaraan Kompetisi Pariwisata Halal Tingkat Nasional 2016 ini merupakan program kerja Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Halal.  Dalam kompetisi ini ada 14 kategori yang akan diberikan penghargaan,” tambahnya.

Dadang mengungkapkan, penghargaan yang sudah diraih yaitu Lombok, Indonesia sebagai The World’s Best Halal Tourism Destination, Lombok, Indonesia sebagai The World’s Best Halal Honeymoon Destination, dan  Sofyan Hotel sebagai The World’s Best Family Friendly Hotel. Ia menilai bahwa penghargaan sebelumnya semakin memantapkan tekad Indonesia menjadi wisata halal sebagai produk unggulan pariwisata Indonesia.

“Halal Tourism yang menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat dunia mempunyai pasar yang besar,  berkembang sangat pesat,  dan menjadi trend bisnis global,” tuturnya.

Tahun lalu, jelasnya,  total market share wisata halal  dunia mencapai US$ 200 miliar (belum termasuk fashion, food, dan industri jasa keuangan perbankan dan asuransi). Sementara kemampuan Indonesia dalam merebut pasar tersebut  baru sekitar 1,2%  masih  jauh tertinggal dibandingkan negara tetangga Malaysia dan Thailand  yang masing-masing memperoleh 25% dan 24% devisa halal dunia.

Indonesia, seperti di katakan Menteri Pariwisata Arief Yahya,  mempunyai peluang  besar untuk merebut pasar wisata halal dunia. Untuk ini Kemenpar mentargetkan  lima juta kedatangkan wisman muslim atau naik dua kali lipat dibangsingkan target tahun 2016 ini sebesar 2,5 juta wisman muslim. Selain itu upaya menaikkan daya saing wisata halal Indonesia di tingkat global. Menurut data Global Muslim Travel Index (GMTI) posisi wisata halal Indonesia berada di ranking 4, ditargetkan akan menjadi ranking satu pada 2019. (Kemenpar/Nisa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *