Kamis , 25 Mei 2017
Home / Poleksosbud / Jajanan Anak Snack Bikini Resahkan Masyarakat
Jajanan-Anak-Snack-Bikini-Resahkan-Masyarakat
Snack Bikini. (Foto: tokopedia)

Jajanan Anak Snack Bikini Resahkan Masyarakat

Edupost.id – Jajanan anak Snack Bikini atau Bihun Kekinian yang beredar di instagram belum lama ini meresahkan masyarakat. Pasalnya kemasan dengan gambar bikini dengan tagline Remas Aku dapat berdampak buruk bagi konsumen terutama anak dan remaja. Sejumlah netizen meminta agar produk tersebut ditelusuri dan dihentikan produksinya.

Menurut salah satu warga Bogor, Riska Afni, jajanan tersebut merusak moral anak bangsa. Terutama kemasan dan tagline yang tidak menunjukkan budaya Indonesia. Ia menilai bahwa produk tersebut dibuat hanya untuk membuat sensasi sejumlah orang.

Hal serupa juga disampaikan netizen Enwie melalui akun istagramnya. menurutnya produk tersebut merusak moral dan tidak pantas untuk diperjual belikan. Ia juga merasa kesal dengan beredarnya jajanan Bikini. Produk tersebut sudah membuat malu karena tidak pantas untuk di jual.

Jajanan ini juga diberitakan dibeberapa media, seperti yang diungkapkan Faisal dalam akun instagramnya. “Snack ini tadi dibahas di CNN!! Dan saat ini produk ini sedang dicari keberadaan produsenya!! Produk ini sangat meresahkan masyarakat karena kemasanya yang kontoversial dan sangat tidak sesuai dengan budaya adat ke timuran Indonesia. Disperindag juga mengatakan bahwa produk ini ilegal tidak memiliki izin edar,” tulisnya.

Sementara itu, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengatakan, jajanan yang dijual di media sosial dan online menggunakan sampul kemasannya dengan ilustrasi seorang perempuan yang hanya mengenakan bikini (bra dan celana dalam), dengan pose dari arah punggung.  YLKI menyatakan protesnya dan meminta agar produk tersebut ditarik dari peredaran.

“Badan POM agar segera menegur dengan keras produsennya. Penjualan via on line pun, khususnya yang via OLX dan bukalapak.com. Agar segera dihentikan. Konsumen pun tak usah membeli produk makanan seperti itu, khususnya anak-anak,” tulis YLKI dalam siaran pers. (Nisa)

Check Also

KPAI-Sebut-Snack-Bikini-Porno-dan-Langgar-Tiga-UU

KPAI Sebut Snack Bikini Porno dan Langgar Tiga UU

Edupost.id – Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Bidang Pornografi dan Cyber Crime, Maria Advianti, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *