Jumat , 21 Juli 2017
Home / Poleksosbud / Jumlah Korban Banjir Bandang di Garut Terus Bertambah
banjir
Ilustrasi. Banjir

Jumlah Korban Banjir Bandang di Garut Terus Bertambah

Edupost.id – Jumlah korban jiwa akibat banjir bandang di Kabupaten Garut terus bertambah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Jabar mencatat 22 korban jiwa, hingga Rabu (21/9) pukul 19.30. Sedangkan, 16 warga lainnya masih dinyatakan hilang.

Kepala BPBD Provinsi Jabar Haryadi Wargadibrata mengatakan, pencarian semalam dihentikan sementara mengingat hari yang sudah malam. Pihaknya akan melanjutkan kembali pagi ini, (22/9). Dia menyebut, tadi malam terdapat 732 warga yang harus mengungsi karena rumahnya rata dihantam banjir bandang. “Catatan terakhir sekitar 500 rumah yang terkena banjir bandang,” kata Haryadi saat dikonfirmasi, Rabu malam.

Menurutnya, banjir bandang hampir terjadi merata di tujuh kecamatan. Kecamatan tersebut adalah Tarogong Kidul, Tarogong Kaler, Garut Kota, Banyuresmi, Bayongbong, Wanaraja, dan Karangpawitan. “Semua hampir sama, merata banjirnya,” kata dia. Pihaknya telah mengirimkan tim yang terdiri dari petugas data informasi, SAR, dan logistik. “Sekarang ditambah oleh pihak lain. Jadi sudah lebih banyak lagi,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) telah meninjau secara langsung lokasi terparah bencana banjir bandang yang ada Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut kemarin (21/9). “Saya atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Barat ikut berbela sungkawa atas terjadinya musibah meluapnya sungai Cimanuk yang menimbulkan banyak korban,” kata Gubernur dalam peninjauan itu.

Ia juga meminta dicari penyebab kejadian ini untuk evaluasi ke depannya. “Pada saat yang bersamaan juga kita harus mencari penyebab mendasar mengapa ini terjadi. Saya tentu tidak mau menentukan mengapa ini terjadi, biar nanti kita investigasi. Kalau memang ini faktornya karena perilaku manusia yang merusak lingkungan mari kita perbaiki bersama-sama ke depan dan hal ini juga harus kita jadikan pelajaran,” ucap Aher.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *