Jumat , 24 Maret 2017
Home / Poleksosbud / Kekerasan Seksual di Kalangan Anak-anak, Ini Kata Guru Besar UIN
Korban kekerasan seksual anak
Ilustrasi. Korban kekerasan seksual anak

Kekerasan Seksual di Kalangan Anak-anak, Ini Kata Guru Besar UIN

Edupost.id, Yogyakarta – Akhir-akhir ini dunia pendidikan Indonesia digegerkan dengan beragam kasus kekerasan seksual di kalangan anak-anak. Tidak sedikit anak-anak usia sekolah menjadi korban kekerasan seksual oleh teman sebayanya atau orang yang lebih tua. Bahkan yang amat mencengangkan, ada anak usia SD yang menjadi pelaku kekerasan seksual. Guru Besar UIN Sunan Kalijaga, Prof. Maragustam Siregar menilai, hal ini sangat dipengaruhi oleh pola pendidikan dasar yang tidak tepat.

Menurut Maragustam, kunci pendidikan anak terletak pada usia 0-7 tahun. “90% memahatkan nilai pada anak terletak pada rentang 0-7 tahun,” ujar Maragustam kepada Edupost.id.

Menurutnya, jika pada rentang usia ini orang tua kurang mampu memberikan nilai-nilai positif, maka dapat dipastikan si anak akan memiliki karakter yang buruk dalam perkembangannya. Dan hal inilah yang pada akhirnya membuat anak melakukan perilaku penyimpangan seksual.

Sayangnya, kata Maragustam, saat ini kebanyakan orang tua lebih memilih senang menitipkan anaknya di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Parahnya, kebanyakan PAUD memiliki guru yang kurang berkualitas.

Dikatakan mantan Warek 3 UIN Suka ini, seharusnya guru PAUD harus berpendidikan tinggi agar mampu memberikan nilai-nilai positif pada anak-anak. Maka, orang tua harus hadir secara langsung dalam mendidik anak sejak anak masih berusia 0 tahun. Orang tua tidak boleh hanya menitipkan anak pada PAUD tanpa didukung adanya pendidikan dari orang tua.

“Harus direvolusi, pendidikan keluarga maha penting,” tegas Maragustam. (Andi)

Check Also

bem-si-gelar-konsolnas-bahas-kejahatan-anak-dan-perempuan

Forum Perempuan BEM SI Bahas Kekerasan Seksual

Edupost.id, Bandung – Forum perempuan BEM Seluruh Indonesia (SI) menggelar Konsolidasi Nasional (Konsolnas), (14-15/6) di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *