Rabu , 29 Maret 2017
Home / Poleksosbud / Kemendikbud fasilitasi Pegiat Budaya Indonesia ke Selandia baru
Kemendikbud fasilitasi Pegiat Budaya Indonesia
Kemendikbud fasilitasi Pegiat Budaya Indonesia (foto: Blogspotrt)

Kemendikbud fasilitasi Pegiat Budaya Indonesia ke Selandia baru

Edupost.id- Sebanyak 50 pegiat budaya Indonesia akan mengikuti program budaya selama tiga minggu di Selandia Baru dengan pembiayaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Kemendikbud bekerja sama dengan Auckland University of Technology (AUT) membuat pelatihan profesional khusus untuk pegiat budaya Indonesia. Program tersebut akan berlangsung pada 13 November hingga 4 Desember 2016, bidang-bidang pelatihan budaya berupa tari, teater, film, galeri dan museum, visual serta sejarah.

Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid mengatakan, “Kita bisa belajar banyak soal pengelolaan warisan budaya. Di beberapa tempat di Indonesia, warisan budaya banyak yang terancam karena modernisasi. Selandia Baru bisa menjadi contoh kita dalam mengintegrasikan budaya dengan kehidupan modern secara bersamaan, tanpa menghilangkan identitas budaya,” kata Hilmar Farid

Selandia Baru merupakan salah satu negara, dengan praktik terbaik dalam hal integrasi budaya dengan kehidupan modern. Dalam kehidupan sehari-hari dan sistem kenegaraan, Selandia Baru masih menerapkan nilai-nilai budaya atau adat dari suku asli di Selandia Baru, yaitu Suku Maori.

Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid menuturkan, Auckland University of Technology telah menyiapkan program budaya secara detil untuk 50 pegiat budaya Indonesia. Para pegiat budaya Indonesia akan menjalani program pelatihan profesional, dan melakukan cultural visit atau kunjungan kebudayaan ke tempat- tempat yang sesuai dengan bidang dari masing- masing pegiat.

Sebelum diberangkatkan ke Selandia Baru, para pegiat budaya akan mendapatkan pembekalan terkait substansi materi yang akan dipertukarkan antara pegiat budaya Indonesia dengan counterpart atau rekan bandingnya di Selandia Baru.

Pembekalan akan diberikan oleh Ditjen Kebudayaan dan AUT dalam Program Pra Orientasi pada 10-12 November 2016, sehingga semua pegiat budaya dapat memahami dan siap melaksanakan program budaya di Selandia Baru. Seleksi para pegiat budaya telah berlangsung pada akhir Juni 2016 lalu melalui pengumuman di laman kemdukbud.go.id dan laman kebudayaan.kemdikbud.go.id . Pengiriman pegiat budaya ke Selandia Baru ini juga  menjadi salah satu program dalam Program Beasiswa Unggulan Kemendikbud. (Kemdikbud/Inan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *