Minggu , 22 Oktober 2017
Home / Poleksosbud / Kemenlu : Generasi Muda Kunci Masa Depan ASEAN

Kemenlu : Generasi Muda Kunci Masa Depan ASEAN

Edupost.id – Dalam ruang lingkup Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), peran generasi muda sangatlah penting. Pada lingkup ini, generasi muda menjadi kunci masa depan ASEAN. Para wirausaha muda akan menjadi tumpuan dalam menggerakkan roda perekonomian ASEAN.

Hal ini disampaikan oleh Penasihat Khusus Isu Strategis Kementrian Luar Negeri RI, H.E. Djauhari Oratmangun, dalam konferensi pers ASEAN Young Social Preneurs Program (AYSPP) 2017, di Balai Senat UGM, Sabtu (16/9). “Masa depan ASEAN ada di tangan para generasi muda,” katanya,

Menurutnya, ASEAN memiliki keuntungan karena memiliki generasi muda yang produktif. Para generasi muda ini diharapkan tidak hanya membantu menggerakan perekonomian dengan menciptakan bisnis-bisnis baru. Namun, juga berkontribusi dalam mengatasi berbagai persoalan di masyarakat dan memberdayakan masyarakat melalui bisnis berbasis sosial.

Pada kesempatan ini, Djauhari juga berkesempatan memberikan kuliah umum di hadapan para mahasiswa UGM dan 20 tim wirausaha muda yang lolos dalam babak semifinal kompetisi AYSPP 2017.
Kuliah umum ini merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan AYSPP 2017 yang diharapkan dapat memberikan wawasan dan pengetahuan bagi para mahasiswa. Selain itu juga diharapkan dapat mendorong generasi muda untuk membangun bisnis sosial yang berdampak bagi masyarakat.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Kemahasiswaan UGM, Prof.Dr.Ir. Djagal Wiseso Marseno, M.Agr berharap, generasi muda dapat berkontribusi dalam pembangunan di ASEAN. “Generasi muda sangat diharapkan dapat berkolaborasi dan melahirkan ide-ide baru khsusunya untuk membangun ASEAN,” katanya.

Acara konferensi AYSPP juga dihadiri oleh Kepala Matsuhita Gobel, Jusman Syafii Jamal, yang membuka sesi workshop kewirausahaan sosial. Selain itu, juga menghadirkan sejumah praktisi, seperti Hermant Chanrai, CEO Eight Four Capital, Nicholas Chan, wirausaha muda bidang teknologi maritim di Singapura, Susi Lie, Kepala Bidang Investasi Usaha Yayasan Anak bangsa, dan lainnya. (Andi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *