Rabu , 20 September 2017
Home / Poleksosbud / Ketua Umum ICMI: Tidak Perlu Perppu Kebiri
korban kekerasan seksual
Ilustrasi. Korban kekerasan seksual

Ketua Umum ICMI: Tidak Perlu Perppu Kebiri

Edupost.id, Jakarta – Rencana pemerintah untuk membuat Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) tentang hukuman kebiri bagi pelaku kekerasan seksual, dinilai tidak perlu. Karena hal yang lebih utama dalam penanganan kejahatan seksual anak ialah dengan membuat undang-undang. Demikian penilaian Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI), Jimly Asshiddiqie.

“Tidak perlu Perppu, buat saja undang-undangnya. Diproses saja kasus kejahatan seksual itu dengan hukum yang sekeras-kerasnya. Semakin banyak Perppu, fungsi legislasi bisa tidak jalan,” tandas Jimly.

Ia menambahkan, hakim pengadilan juga harus memiliki komitmen dalam pemberian hukuman terhadap pelaku kekerasan seksual anak. “Kalau bisa tangkap permasalahan utamanya, denyut nadinya, akan mudah, yaitu menerapkan hukuman seberat-beratnya,” tegas Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini.

Persoalan manusiawi atau tidaknya hukuman kebiri, Jimly berpendapat kebiri lebih penting karena dinilai mampu menangani kerumitan masalah kekerasan seksual. Menurutnya, lebih penting untuk menyelamatkan kemanusiaan yang lebih luas dengan hukuman kebiri.

Jimly berharap, pemerintah segera menyelesaikan regulasi hukuman kebiri apapun bentuknya. Alasannya, kejahatan seksual terhadap anak tergolong sebagai kejadian luar biasa sehingga penanganannya harus luar biasa. (ICMI/IK-SS)

Check Also

kekerasan-seksual-anak

Pelecehan Siswa TK, Keluarga Minta KPAI Blokir Video Korban

Edupost.id – Keluarga korban dugaan pelecehan seksual TK Mexindo Bogor meminta Komisi Perlindungan Anak Indonesia …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *