Selasa , 22 Agustus 2017
Home / Poleksosbud / KPAI: Prostitusi Anak untuk Gay Masuk Pasal Penjualan Manusia

KPAI: Prostitusi Anak untuk Gay Masuk Pasal Penjualan Manusia

Edupost.id – Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Erlinda meminta pihak kepolisian menjerat AR, pelaku prostitusi anak untuk kaum gay, dengan pasal berlapis. Menurut Erlinda, pelaku harus juga dijerat dengan Undang-Undang (UU) Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang, selain UU ITE, UU Pornografi dan UU Perlindungan Anak.

“KPAI sangat mendukung bila perlu diberikan pasal berlapis, dan kami akan komitmen itu, dan pelaku tidak hanya dikenakan pasal UU ITE, tidak hanya dikenakan UU Perlindungan Anak, UU Pornografi, tapi juga kita dorong UU TPPO,” ungkap Erlinda.

Erlinda menyampaikan, pihaknya mengapresiasi langkah Bareskrim Mabes Polri yang telah mengungkap kasus perdagangan anak secara online untuk kaum gay ini.

“Dengan adanya kasus ini, kami dorong ke menteri, lembaga dan masyarakat, ayo kita musuhi bersama industri pornografi, apalagi ini kan perdagangan online sesama jenis, kejahatan baru, jadi ini menjadi tantangan ke depan,” terangnya.

Erlinda menambahkan, anak-anak yang jadi korban perlu ditempatkan di rumah perlindungan sosial untuk menjalani proses pemulihan.

“Diberikan hak-haknya, mereka harus diberikan lingkungan yang baik dan kejiwaan mereka harus dipulihkan dan dikembalikan ke lingkungan yang baik,” ucapnya. (KPAI/IK-SS)

Check Also

Ketua KPAI Asrorun Niam

Buku Anak Bermuatan Porno, KPAI akan Panggil Penerbit

Edupost.Id – Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Asrorun Niam Sholeh mengatakan, pihaknya akan memanggil …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *