Jumat , 20 Januari 2017
Home / Poleksosbud / Mahasiswa Mogok Makan, Tuntut Jokowi Turunkan Rini Soemarno
Aksi mogok makan PANAMA
Aksi mogok makan Persatuan Aksi Nasional Mahasiswa (foto: Andi Edupost)

Mahasiswa Mogok Makan, Tuntut Jokowi Turunkan Rini Soemarno

Edupost.ID, Bantul – Sebanyak tujuh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di DIY menggelar aksi mogok makan di komplek Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Aksi Nasional Mahasiswa (Panama) ini menuntut Presiden Joko Widodo untuk mengambil sikap tegas, terkait nama Rini Soemarno yang masuk dalam dokumen para pengemplang pajak Panama Papers.

Koordinator Aksi, Hilman Irawan mengatakan, aksi mogok makan yang telah berlangsung sejak Senin (11/4) ini merupakan bentuk keprihatinannya atas adanya dugaan pengemplangan pajak yang dilakukan oleh Menteri BUMN Rini Soemarno. Masuknya nama Rini dalam daftar Panama Papers, sangat melukai hati rakyat. Pasalnya, sebagai seorang menteri, semestinya Rini Soemarno taat hukum dan membayar pajak, bukan malah melakukan pengemplangan pajak yang merugikan negara.

“Kami minta Presiden Jokowi memecat Rini Soemarno dan mengusut tuntas orang-orang Indonesia yang namanya ada di daftar Dokumen Mossack Fonseca dan menyita uang yang diduga hasil kejahatan pengemplangan pajak dan pencucian uang,” tegas mahasiswa UJB itu.

Selain menuntut pemecatan Rini Sumarno karena terlibat penggelapan pajak negara dalam skandal Panama Papers, para mahasiswa juga mendesak pemerintah mengusut tuntas data dua ribu lebih orang Indonesia, yang terlibat skandal pajak senilai Rp11.400 Trilyun. Jumlah dana yang digelapkan itu, menurut Hilman dapat digunakan untuk membayar utang negara jika disita oleh negara. Hilman menyebut. Anggaran Pendapatan Dan Belanja Negara (APBN) Indonesia tahun 2015 hanya sebesar Rp. 1.936 Trilyun. Sementara, jumlah hutang luar negeri Indonesia di tahun yang sama sebesar Rp. 4.376 Trilyun.

Mahasiswa yang tergabung dalam PANAMA ini berasal dari beberapa perguruan tinggi di DIY, yaitu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Universitas Widya Mataram Yogyakarta (UWMY), dan Universitas Janabyait (UJB). Menempati sebuah tenda ukuran 3×4 meter persegi di gerbang masuk Kampus UMY Tamantirto Kasihan Bantul, para mahasiswa menyatakan siap melanjutkan aksi hingga tuntutan pemecatan Rini Sumarno sebagai Menteri BUMN tercapai.

“Harapannya agar tuntutan kita ditanggapi pemerintah. Kami tetap yakin tuntutan terwujud karena pemerintah tentu masih peduli suara rakyat,” ujar Hilman. (Andi)

Check Also

guru-mengajar

Kota Yogyakarta Belum Terapkan Permendiknas Tentang Sumbangan

Edupost.ID – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Yogyakarta, Edy Hery Suasana menyatakan belum akan memberlakukan …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *