Selasa , 30 Mei 2017
Home / Poleksosbud / Mensos Ingin Meniru Cara Swedia Turunkan Angka Prostitusi

Mensos Ingin Meniru Cara Swedia Turunkan Angka Prostitusi

Edupost.ID, Jakarta – Angka prostitusi di Indonesia yang kian tinggi membutuhkan solusi yang cerdas agar efektif menekan jumlahnya. Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa berencana meniru Swedia dalam upaya menurunkan angka prostitusi di negaranya.

“Angka prostitusi di Swedia bisa turun hingga 75 persen dan laki-laki peminatnya turun sampai 80 persen dalam tiga tahun,” terang Khofifah dalam kunjungan kerjanya ke Tapin, Kalimantan Selatan.

Khofifah menyampaikan, cara Swedia menangani prostitusi menjadi contoh global. Menurutnya, menurunnya angka prostitusi di negara itu karena ada hukuman cukup berat bagi pelaku yang menggunakan jasa prostitusi.

“Kita berdoa, masa di Swedia bisa, kita tidak bisa,” tandas Mensos.

Ia meyakini, Indonesia yang memiliki Pancasila sebagai dasar negara, seharusnya bisa menjaga moral. Kofifah menuturkan, lima sila dalam Pancasila mengandung moralitas yang sangat luar biasa.

Khofifah menilai, saat ini Indonesia bukan hanya menghadapi dekadensi moral tapi juga menghadapi kriminalisasi dan dekriminalisasi.

Ia menyebutkan, saat ini prostitusi mulai dianggap bukan perbuatan kriminal. Padahal, lanjutnya, dalam prostitusi ada perbudakan, kriminalisasi, eksploitasi dan perdagangan manusia. (ANT/IK-SS)

Check Also

Himpunan Alumni (HA) IPB

HA IPB Komitmen Kawal Hasil Konvensi Hingga Proses Terpilihnya Rektor Baru

Bogor – Proses konvensi Bakal Calon Rektor (BCR) IPB periode 2017-2022 yang dilakukan oleh Himpunan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *