Sabtu , 22 Juli 2017
Home / Poleksosbud / Pakar UGM: Jangan Beli Sapi Pemakan Sampah
tempat penjualan sapi
Tempat penjualan sapi

Pakar UGM: Jangan Beli Sapi Pemakan Sampah

Edupost.id – Jelang Idul Adha, permintaan hewan kurban meningkat. Meski demikian, panitia kurban diminta berhati-hati dalam memilih hewan kurban untuk disembelih. Dosen Fakultas Peternakan UGM, Edi Suryanto mengingatkan, agar masyarakat tidak membeli sapi yang dipelihara dari lingkungan sampah dikarenakan kemungkinan besar terkontaminasi berbagai macam penyakit.

“Jangan beli sapi pemakan sampah karena banyak sumber penyakitnya,” kata Edi.

Menurut Edi, sapi pemakan sampah umumnya dagingnya banyak terkontaminasi penyakit karena daging sapi tersebut mengandung logam berat sehingga sangat berbahaya apabila dikonsumsi. “Padahal, daging yang harus dikonsumsi itu harus sehat dan higienis,” ujarnya.

Selain terkontaminasi logam berat, sapi pemakan sampah juga bisa berisiko terkena penyakit infeksi bakteri dan virus sehingga sangat membahayakan bagi manusia.

Edi mengharapkan agar panitia kurban tidak segan-segan untuk menghubungi Dinas Peternakan setempat atau dokter hewan pemeriksa hewan kurban untuk mengetahui kondisi kesehatan hewan kurban sebelum dan setelah disembelih.”Bisa meminta untuk dilakukan pemeriksaan antemortem dan postmortem pada dokter hewan,” terangnya.

Menurut Edi ibadah kurban memberikan kesempatan bagi masyarakat luas berbagi daging kurban untuk dikonsumsi. Meski hal itu, menurut Edi, tidak mampu meningkatkan tingkat rata-rata konsumsi daging sapi per kapita masyarakat. Seperti diketahui, tingkat konsumsi daging sapi mencapai 2,56 kg per kapita per tahun. “ Tingkat konsumsi makan daging kita masih kalah dengan Malaysia 15 kilo gram per kapita setahun,” katanya. (UGM/IK-SS)

Check Also

sekolah di bogor berkurban

Sembelih Hewan Kurban di Sekolah Masih Jadi Tradisi

Edupost.id – Dalam momentum Idul Adha ini, beberapa sekolah di Bogor melakukan kegiatan penyembelihan hewan kurban di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *