Selasa , 25 Juli 2017
Home / Poleksosbud / Pelaku Kekerasan Seksual, ICMI: Hukum Mati
Pelaku-Kekerasan-Seksual-ICMI-Hukum-Mati
Ilustrasi Kekerasan Seksual Anak

Pelaku Kekerasan Seksual, ICMI: Hukum Mati

Edupost.id, Jakarta – Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) mendesak hukuman mati untuk pelaku kejahatan seksual pada anak. Hukuman tersebut dianggap pantas bagi pelaku kekerasan seksual khususnya pada anak. Demikian penilaian dari Wakil Ketua Umum ICMI, Sri Astuti Bukhari, dalam konferensi pers beberapa waktu yang lalu di Jakarta.

“Kami sangat prihatin dengan kondisi moral bangsa kita saat ini yang sangat merosot yang ditandai dengan maraknya kejahatan seksual pada anak-anak”, tambahnya

ICMI, jelas Sri, juga merekomendasikan pada pemerintah untuk menghindari hukuman kebiri karena berdasarkan rekomendasi Menteri Kesehatan dan  Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PP PDSJKI) . hukuman tersebut mempunyai efek dan berdampak panjang secara medis, psikologis, kejiwaan dan sosial bagi pelaku.

Sementara itu Ketua Koordinator ICMI Bidang Perlindungan  Perempuan, Anak dan Remaja, Andi Yuliani Paris, mengatakan kasus seperti pemerkosaan 58 anak merupakan peristiwa luar biasa.  Fenomena pemerkosaan massal pada anak dan mengakibatkan kematian, menggambarkan kerusakan moral bangsa kita. “Peristiwa ini sangat luar biasa yang mencabik-cabik nurani dan akal sehat kita,” ungkapnya.

Terkait dengan pernyataan tersebut,  ICMI menyatakan sikap bahwa Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) wajib memberikan sanksi keras terhadaap stasiun televisi jika menyiarkan acara berkonten dewasa. terutama jam tayang yang dapat disaksikan anak. ICMI juga ikut serta dalam memberantas kekerasan seksual terhadap anak. Bersama dengan organisasi di tingkat Orwil (Organisasi Wilayah di tingkat Provinsi), ORDA (Organisasi Daerah di tingkat Kabupaten dan kota), Orsat (Organisasi Satuan di tingkat Kecamatan). (ICMI/Nisa)

Check Also

Vaksin-Plasu-ICMI-Rugikan-Generasi-Muda

Vaksin Plasu, ICMI: Rugikan Generasi Muda

Edupost.id – Banyaknya vaksin palsu yang terungkap beredar di sejumlah Rumah Sakit telah meresahkan masyarakat. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *