Rabu , 23 Mei 2018
Home / Poleksosbud / Pendidikan Penyebab Kemiskinan Tinggi di Indonesia, Betulkah?
Kemiskinan dan Ledakan Penduduk Masih Melanda Asia
Kemiskinan

Pendidikan Penyebab Kemiskinan Tinggi di Indonesia, Betulkah?

Edupost.id – Ada kesimpulan bahwa salah satu penyebab tingginya kemiskinan di Indonesia ialah sifat masyarakat yang tidak ingin mengubah nasib melalui pendidikan. Sebagian masyarakat masih beranggapan bahwa pendidikan itu bukan bagian terpenting untuk mengurangi kemiskinan. Betulkah demikian?

Hal tersebut disampaikan Ekonom Universitas Indonesia (UI), Lana Soelistianingsih. “Problemnya itu struktural bukan cuma diberi bantuan terus selesai. Tapi problemnya kemiskinan yang berlarut-larut. Istilahnya, kemiskinan itu turun temurun. Itu lah yang struktural, kenapa? mereka tidak yakin anak berpendidikan itu dapat mengentaskan kemiskinan,” terangnya.

Lana menuturkan, dirinya pernah menanyakan seorang penjual nasi goreng mengapa anaknya tidak disekolahkan. Jawaban penjual nasi goreng itu pun cukup mengejutkan. “Saya punya contoh ada tukang nasi goreng di depan kantor saya, anaknya kelas 5 SD sudah diajak jualan nasi goreng, saya tanya apa tidak sekolah? Jawabnya, nanti juga jadi tukang nasi goreng lagi,” ucapnya.

Lana menambahkan, selama ini pemerintah telah banyak melakukan pengentasan kemiskinan dengan mengeluarkan berbagai macam program. Namun, program pemerintah juga tidak mungkin cepat menuntaskan kemiskinan di Indonesia karena dana yang tersedia terbatas.

“Kalau program pemerintah memang betul, tapi tidak mungkin dananya mengangkat semua orang miskin yang jumlahnya 20 sampai 28 juta itu keluar dari kemiskinan dengan uang pemerintah. Karena uang pemerintah itu terbatas,” ungkapnya.

Saat ini, tambahnya, pemerintah telah memberi kesempatan melalui program sekolah gratis hingga SMA sebagai upaya mengurangi kemiskinan. Karena itu, ia meminta masyarakat mulai berpikir bahwa pendidikan merupakan sarana untuk bisa keluar dari masalah kemiskinan.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin di Indonesia mencapai 26,58 juta orang atau 10,12 persen pada September 2017. Tingkat kemiskinan menurut pulau di Indonesia masih terpusat di Indonesia bagian Timur, yakni Maluku dan Papua dengan persentase 21,23 persen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

=[Tutup Klik 2x]=