Selasa , 28 Maret 2017
Home / Poleksosbud / Pengesahan UU Tax Amnesty, BEM SI: Cacat
BEM-SI-ikuti-RDPU-komisi-x-dpr-ri
BEM SI Ikuti RDPU Komisi X DPR RI (foto: BEM SI)

Pengesahan UU Tax Amnesty, BEM SI: Cacat

Edupost. id – Sidang penetapan RUU Tax Amnesty ini mendapat gelar pembahasan UU tercepat, yakni hanya 17 hari kerja. BEM Seluruh Indonesia menilai bahwa terdapat kecacatan dalam pengesahan tersebut. Sidang berlangsung di Gedung Nusantara I DPR RI, (28/6).

“Pengesahan RUU Pengampunan Pajak sangat terburu buru dan seakan banyaknya catatan yang ada tidak diperhatikan” ujar Arya, Ketua BEM UI. Arya yang juga koordinator isu korupsi BEM SI ini menambahkan dari 280 orang kuorum yg tidak terpenuhi dan pengesahan ini tetap berlanjut menegaskan adanya kepentingan elit tertentu. 

Berdasarkan data yang Edupost.id dapat, selain komisi XI yang membidangi hal tersebut, peserta sidang paripurna baru mendapatkan draft pembahasan sidang pada hari ini. Tentunya pembahasan tersebut tidak komprehensif. Sidang paripurna yang membahas tentang pengesahan RUU Tax Amnesty. Sidang yang seharusnya di mulai pukul 09.00, nyatanya baru dimulai puku 11.00.

Sementara itu Menteri Keuangan sendiri, Bambang Brodjonegoro, baru menghadiri sidang sekitar pukul 10.00 disusul dengan anggota dewan yang mengikuti. Sidang pada hari ini tidak mencapai kuorum, bahkan peserta sidang cenderung sangat sedikit dibandingkan dengan kemegahan ruang sidang paripurna. 

Koordinator Pusat BEM SI, Bagus Tito Wibisono, menyampaikan bahwa tax amnesty ini bukan solusi visioner, melainkan solusi instan yang efek jangka panjangnya beresiko besar terhadap ketidakadilan pajak dan upaya pencucian uang.

“Hari ini kami hadir mengawal sidang yang katanya paripurna, tetapi hanya dihadiri oleh 50an anggota. DPR seakan menjadi paduan suara padahal teriakan penolakan berbagai fraksi tetap ada, dan tiada upaya lobying dan fasilitas dari pimpinan sidang,” tambah Ketua BEM UNJ ini.

 

Kehadiran BEM SI dalam sidang ini merupakan bentuk keseriusan dalam pengawalan isu nasional sekaligus upaya penyampaian aspirasi rakyat. Siang tadi juga sempat terjadi singgungan antara mahasiswa dan Pengamanan Dalam disebabkan mahasiswa yang tergabung dalam BEM SI ini menyebarkan rilis penolakan dan kekecewaan kepada berbagai media di ruang sidang.

“Rilis kami ditahan pamdal, pergerakan kami di balkon di batasi. Padahal apa yang kami lakukan tidak mengganggu jalannya persidangan,” ujar Dhany staf Sosial Politik BEM Polimedia.

Sidang berakhir pukul 14.30 dengan hasil RUU Tax Amnesty sah menjadi undang-undang. Undang-undang ini berlaku sampai 31 Maret 2017 , dengan harapan pemasukan negara sebesar 165 Triliyun. Semoga pengesahan ini tidak disalahgunakan oleh oknum tertentu untuk merugikan negara. (Nisa)

Check Also

BEM SI Jambore Mahasiswa di Cibubur Miliki Tendensius Politik

BEM SI : Jambore Mahasiswa di Cibubur Miliki Tendensius Politik

Edupost.ID – Koordinator Pusat BEM Seluruh Indonesia (BEM SI), Wildan Wahyu Nugroho mengatakan, acara Jambore …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *