Minggu , 26 Maret 2017
Home / Poleksosbud / Peringati Kebangkitan Nasional, KAMMI Suarakan Manifesto Reformasi
Peringatan Hari Kebangkitan Nasional, KAMMI suarakan 'Manifesto Reformasi' di depan Istana. foto : Ade Irma

Peringati Kebangkitan Nasional, KAMMI Suarakan Manifesto Reformasi

Edupost.id, Jakarta (20/5) – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) melakukan aksi peringatan Hari Kebangkitan Nasional di depan Istana. Aksi yang dimulai setelah salat Jumat ini mengusung isu ‘Manifesto Reformasi’. Ketua Umum Pengurus Pusat KAMMI, Kartika Nur Rakhman menilai, kebangkitan nasional harus dimulai dengan keinsafan dan visi perjuangan baru. Bangsa Indonesia harus sadar bahwa reformasi sebagai tonggak sejarah kebangsaan telah dibegal oleh tiga begal reformasi, yakni para politisi busuk, pengusaha hitam, dan pejabat korup.

“Tiga begal reformasi telah membuat jalan reformasi tersesat dan masyarakat menderita juga terhegemoni. Bila kondisi ini berlajut, bangsa dan negara Indonesia bisa bangkrut dan tercabik-cabik. Karenanya bangsa Indonesia butuh visi perjuangan baru sehingga ada arah perlawanan dan perbaikan,” ujar Nur Rakhman.

Nur Rakhman menambahkan, Manifesto Reformasi adalah visi perjuangan baru mahasiswa dan rakyat Indonesia dalam upaya menyelamatkan dan mewujudkan kejayaan Indonesia. Manifesto Reformasi terdiri atas sembilan poin perjuangan. Kesembilan poin tersebut adalah koreksi atas beragam kondisi yang melenceng dari enam visi Reformasi 1998. Adapun sembilan poin itu ialah: Pertama, Tolak politik oligarki, kartel kekuasaan, dan segala bentuk persekongkokolan politik yang merusak tatanan demokrasi Indonesia. Kedua, Tolak ekonomi kapitalistik yang hanya berfokus pada pertumbuhan, tanpa mewujudkan pemerataan dan keadilan ekonomi, ketiga Lawan praktik penegakan hukum yang tebang pilih, menjadi alat sandera politik, dan tumpul pada penguasa.

Poin keempat adalah usut tuntas kejahatan korporasi dan perseorangan yang merugikan kepentingan ekonomi nasional. Kelima, Lawan segala bentuk liberalisasi sektor pangan dan energi untuk melindungi hajat hidup rakyat Indonesia. Keenam Distribusi kepemilikan tanah dan kekayaan Indonesia kepada rakyat Indonesia, agar tidak lagi hanya dikuasai oleh segelintir orang. Ketujuh tolak segala bentuk hegemoni budaya yang merusak kepribadian bangsa dan nilai-nilai Pancasila. Kedelapan Bangun solidaritas dan konsolidasi nasional dalam meluruskan jalan reformasi demi mewujudkan cita-cita kemerdekaan Indonesia. Terakhir, Lawan segala bentuk intervensi asing terhadap kedaulatan ekonomi dan politik Indonesia.

Dalam aksinya, massa aksi KAMMI menggunakan topeng anonymous dan caping serta pakaian merah sebagai simbol perjuangan semesta rakyat Indonesia dalam upaya menyelamatkan dan mewujudkan kejayaan Indonesia. Massa aksi KAMMI juga menyematkan pita merah putih di kawat pembatas depan Istana Merdeka sebagai simbol cinta dan ikatan kebangsaan merupakan cara terbaik dalam memperjuangkan Manifesto Reformasi.

Koordinator Aksi Riko Putra Tanjung dalam orasinya menyatakan, aksi Manifesto Reformasi ini dilakukan serentak di kota-kota besar di Indonesia.

“Dunia akan mencatat bahwa 20 Mei 2016 adalah hari dimana Manifesto Reformasi dideklarasikan sebagai visi baru perjuangan mahasiswa danrakyat Indonesia. Sejarah juga akan mencatat bahwa dengan cinta dan rasa kebangsaan, kita sekali lagi akan membuat gelombang reformasi kebangsaan yang sepenuhnya menuntaskan segala persoalan kebangsaan,” tandas Riko.

“Tiga begal reformasi adalah musuh bersama kita. Mari kita lawan bersama pula. Apabila dirasa ada dalam diri para stake holder gejala dari tiga begal reformasi, KAMMI menyarankan Anda untuk segera taubat dan menebusnya dengan kebaikan dan kontribusi yang nyata untuk Indonesia. Bila tidak, makaAnda akan merasakan cinta dan kemarahan anak bangsa yang tulus mencintai Indonesia dan memperjuangkan Manifesto Reformasi,” pungkas Riko.

Check Also

fahimudin kholida man 3 bantul

Dua Siswa MAN 3 Bantul Raih Emas World Mathematics Invitational 2017

Edupost.ID – Dua siswa MAN 3 Bantul kembali berprestasi di kancah nasional setelah berhasil meraih …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *