Rabu , 7 Desember 2016
Home / Poleksosbud / Ridwan Kamil: Minta Masyarakat Tingkatkan Konten Edukatif TV
Gambar Ilustrasi: Konten TV
Gambar Ilustrasi: Konten TV

Ridwan Kamil: Minta Masyarakat Tingkatkan Konten Edukatif TV

Edupost.id- Pesatnya perkembangan teknologi Wali Kota bandung M. Ridwan Kamil membuat masyarakat bisa mendapatkan informasi dari banyak pintu. Ruang-ruang obrolan juga bisa menjadi sumber informasi yang terkadang dianggap kredibel. Ridwan Kamil mengatakan, persoalan masyarakat adalah bukan lagi mencari informasi melainkan memilah informasi. Jalur informasi yang semakin meningkat melalui teknologi yang bervariasi.
“Makin hari, teknologi informasi ini makin bervariasi.Semua orang bisa membuat media sendiri melalui saluran-saluran yang beragam saat ini. Bahkan mereka karena viewers-nya banyak bisa memasang iklan untuk mendapat penghasilan,” tutur Ridwan Kamil saat menjadi Keynote Speaker pada kegiatan Diseminasi Hasil Survey Indeks Kualitas Program Siaran Televisi Tahun 2016 yang diselenggarakan oleh Komisi Penyiaran Indonesia di Hotel Grand Tjokro, Jalan Cihampelas Nomor 211 Bandung, Rabu (30/11/2016).
Ia juga menyampaikan kekhawatiran akan kualitas siaran televisi yang menurutnya kurang memiliki nilai edukasi dan lebih banyak mengedepankan unsur hiburan. “Orang bisa menerima informasi dari grup-grup chatting yang sebagian mereka percaya dulu sebelum mencari tahu kebenarannya, “ujar Ridwan.
“Tolong seimbangkan media peyiaran tidak hanya memberikan informasi yang menghibur tapi mengedukasi. Komponen mengedukasinya saya kira sangat minim. Maka kepada anak saya saja susah mengarahkan top of mind acara apa yang bagus untuk anak seusianya,” ujar Wali Kota.
Kualitas siaran televisi yang mendidik dipandang Ridwan sebagai sesuatu yang sangat penting. Hasil surveynya mengatakan, saat ini televisi masih menjadi sumber informasi yang paling banyak diakses oleh masyarakat. Oleh karena itu, program-program siaran televisi akan berdampak besar bagi masyarakat.
“Itulah kenapa banyak mahasiswa yang apatis terhadap kondisi politik negara ini. Media memperlihatkan bahwa banyak pemimpin yang ditangkap, pemimpin yang diperiksa, perubahan struktur kepemimpinan, dan sebagainya. Tapi jarang memperlihatkan pemimpin yang inspiratif sehingga menghilangkan optimisme mereka terhadap pembangunan negara dan membuat politik itu menjadi sesuatu yang menakutkan,” papar Ridwan.
Maka dari itu, Ridwan menitipkan kepada industri media untuk memperbesar proporsi konten edukatif dalam tayangan-tayangan yang diproduksi agar membentuk kualitas masyarakat yang cerdas dan tidak mudah terprovokasi.
“Itu yang saya titipkan agar KPI bersama industri media ini bisa menggunakan kekuatannya berupa information poweruntuk menghadirkan cetak biru kualitas masyarakat di masa depan,” pungkas Wali Kota. (Pemkot Bandung/Inan)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *