Minggu , 26 Maret 2017
Home / Poleksosbud / Sampyong Lovers, Program bagi Tari Khas Majalengka
Sampyong-Lovers-Program-bagi-Tari-Khas-Majalengka
Sampyong, Kesenian Khas Majalengka. (Foto: blogspot)

Sampyong Lovers, Program bagi Tari Khas Majalengka

Edupost.id – Sampyong Lovers adalah salah satu program pengabdian kepada Masyarakat yang mengangkat salah satu kesenian tari khas Majalengka, Sampyong. Program ini dimotori lima mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) dari berbagai jurusan yaitu Mohamad Solehudin Zaenal, Nidia Haiva Agustina, Hilman Firmansyah, Evi Silviana Heryanti, dan Maulana Yusuf Inrahim.

“Sampyong merupakan kesenian tarian khas Kabupaten Majalengka. Sampyong biasanya diiringi alunan gendang Penca dan lagu Golempang. Sampyong bisa juga diiringi seni musik  Genteng. Sampyong menjadi identitas dan kebanggaan warga Majalengka termasuk para pelajar. Ironisnya, banyak  pelajar yang belum mengenal Sampyong sebagai kesenian khas Majalengka,” ujar Humas IPB.

Baca Juga:  Artis Nugie Meriahkan Aksi Hijau Nusantara 2016 di Bogor

Sebagai langkah awal, lanjutnya, program Sampyong Lovers ini dilakukan di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Maja Majalengka dengan kegiatan yaitu “Naon eta Sampyong?” dimana para pelajar mendapatkan pengetahuan tentang sejarah, gerakan, dan eksistensi Sampyong hingga saat ini. Teknik-teknik Sampyong (TTS) untuk melatih gerakan Sampyong dan memainkan alat musik Genteng dan “terlarut” untuk latihan lebih mendalam mengenai Sampyong.

Salah satu warga Majalengka, Soleh mengatakan, Sampyong Lovers ini dibentuk sebagai bentuk kepedulian terhadap eksistensi budaya Sampyong Majalengka. Soleh berharap dengan adanya Sampyong Lovers para pelajar tahu dan mengenal Sampyong Majalengka kemudian terbentuk komunitas cinta budaya tingkat pelajar yang terintegrasi dengan lembaga pendidikan ekstrakurikuler Sampyong.

“Program Sampyong Lovers berhasil membentuk ekstrakurikuler Sampyong di SMAN 1 Maja, Majalengka dan tampil sebagai bagian acara pokok perpisahan SMAN 1 Maja. Soleh mengungkapkan, pertama kalinya Sampyong di Kabupaten Majalengka Sampyong dimainkan pelajar. Umumnya Sampyong dimainkan orang yang sudah tua,” ungkapnya. (IPB/Nisa)

Check Also

alat-bantu-penangkapan-ikan-rumpon

Pakar Perikanan IPB Kritisi Pemerintah tentang Rumpon

Edupost.id – Para akademisi di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Institut Pertanian Bogor (IPB) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *