Kamis , 21 September 2017
Home / Poleksosbud / Siswa Korban Longsor Sukabumi Tidak Bisa Berangkat ke Sekolah

Siswa Korban Longsor Sukabumi Tidak Bisa Berangkat ke Sekolah

SUKABUMI – Sejumlah siswa yang menjadi korban bencana longsor di Kampung Cimerak, Desa Tegal Panjang, Sukabumi, Jawa Barat, tidak bisa mengikuti proses belajar di sekolah. Hal ini disebabkan buku dan seragam sekolah yang biasa mereka kenakan tertimbun material longsor.

“Buku saya ketinggalan di rumah, tertimbun longsor. Saya takut kembali ke rumah,” terang Nurhasanah, siswa SD Negeri Tegal Panjang, dilansir okezone.

Nasib sama juga dialami Maya, siswa korban longsor itu kini tinggal di tempat pengungsian. Ia menuturkan, tidak bisa ke sekolah karena seragam, buku, dan peralatan tulis menulis miliknya tidak sempat dibawa pergi ketika bencana longsor terjadi.

“Buku dan pakaian sekolah di rumah, enggak sempat dibawa lari,” ujar Maya.

Bencana longsor menimbun hampir sebagian besar bangunan rumah murid SD Negeri Tegal Panjang pada Senin (30/3).

Kepala Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho menyampaikan, tim evakuasi telah berhasil menemukan 12 jenazah korban longsor.

“Semua korban yang tertimbun longsor sudah ditemukan. Korbannya 12 jiwa meninggal dunia,” katanya.

Evakuasi korban longsor di Kampung Desa Tegal masih dilanjutkan. Tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD dibantu masyarakat kembali turun ke lokasi untuk mencari korban lainnya. Pencarian dilakukan menggunakan peralatan manual. (IK/SS)

Check Also

siswa sd ikuti pesantren kilat ramadhan

Pendidikan Bukan Hanya untuk Cetak Anak Pandai

Edupost.id – Pendidikan seharusnya bukan hanya mencetak anak pandai secara akademis. Pendidikan justru diharapkan dapat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *