Sabtu , 25 November 2017
Home / Poleksosbud / Swasembada Daging, Genetik Sapi Lokal Diperbaiki
Swasembada-Daging-Genetik-Sapi-Lokal-Diperbaiki
Daging Sapi Lokal. (Foto: aciar)

Swasembada Daging, Genetik Sapi Lokal Diperbaiki

Edupost.id – Indonesia sedang menuju swasembada daging dengan upaya memperbaiki genetik sapi lokal. hal ini dilakukan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) di bawah koordinasi Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) yang bekerjasama dengan PT KAR.

“Kita lihat disini adalah proses di hulu, pembibitan sapi potong, dalam sebuah program jangka panjang yang kita harapkan nantinya kita betul-betul dapat swasembada daging sapi sendiri,” ujar Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungannya beberapa waktu lalu di PT Karya Anugerah Rumpin (PT KAR), Bogor, Jawa Barat.

Menurut Jokowi, semuanya sudah pada jalur yang benar. Namun perlu diingat kembali bahwa kita tidak mungkin lagi membagi-bagi sapi ke petani tanpa sebuah manajemen pengawasan dan manajemen pendampingan. “Jadi, diberikan kepada petani namun harus ada yang mendampingi. Hal yang sangat penting adalah perlunya konsistensi secara terus-menerus, jangan berhenti,” tambahnya.

Baca Juga: Swasembada Beras, Impor Beras Wajib Dikurangi

Berdasarkan siran pers, Kerjasama tersebut merupakan contoh sukses sinergi komponen triple helix (ABG), dalam hal ini pemerintah (G), akademisi (A) dan sektor bisnis (B) sebagai aktor-aktor inovasi. Hasil litbang nantinya memberikan dampak ekonomi secara signifikan jika merupakan keluaran dari interaksi sinergis antara akademisi, bisnis, dan pemerintah. Implementasi kerjasama operasional antara LIPI dan PT KAR di sektor hulu, khususnya adopsi teknologi perbaikan genetik sapi lokal, pembibitan, pembiakan dan pembesaran sapi unggul telah menginisiasi kepercayaan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk ikut serta melakukan kerjasama di sektor ini.

Sesuai dengan perhitungan yang telah dilakukan, program ini dapat selesai pada 9-10 tahun, tambah Jokowi. Hal tersebut dikarenakan kita butuh waktu untuk menyeleksi dengan baik untuk mendapatkan sapi-sapi yang memiliki performa dan dapat dipakai untuk menghasilkan sperm dimana sperm tersebut nantinya dapat dibagikan baik ke industri maupun ke petani.

 

Sementara itu, Menristekdikti M. Nasir, berharap kehadiran Presiden RI ke industri sapi lokal Indonesia menjadi momentum untuk memacu semangat kolaborasi dan sinergi dalam upaya meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional. Seperti tertuang dalam program Nawacita, mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor ekonomi strategis. (Ristekdikti/Nisa)

Check Also

Swasembada-Beras-Impor-Beras-Wajib-Dikurangi

Swasembada Beras, Impor Beras Wajib Dikurangi

Edupost.ID, Bogor – Swasembada beras rencananya akan diterapkan oleh pemerintah tahun ini. Konsumsi beras import …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *